Ulama Arab Keluarkan Fatwa Haram Pokemon Go

Dimana-mana Ada Pokemon
Sumber :
  • REUTERS/Sam Mircovich

VIVA.co.id – Ulama di Arab Saudi telah mengeluarkan fatwa haram memainkan game mobile Pokemon Go. Fatwa ini memperbaharui fatwa sebelumnya yang diresmikan pada 2001 lalu.

img_title Pokemon Hadirkan Proyek Baru di Tanah Air, mulai dari Wayang hingga Konsol

Pada tahun itu ulama Arab Saudi mengeluarkan fatwa haram terkait permainan Pokemon yang berbentuk kartu. Kala itu, kartu Pokemon dimainkan dengan cara saling bertukar. Ini dianggap sebagai judi dan menyebarkan gambar terlarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut majalah Time, Pokemon Go dinilai telah melanggar keyakinan agama Islam. Hal itu disampaikan oleh para ulama Arab Saudi yang saat ini telah memperbarui fatwa untuk melawan game mobile besutan Niantic Lab, The Pokemon Company, dan Nintendo tersebut

img_title Pokemon Game On! Dimulai di 7 Negara Asia, Seri Baru Asia Championship Series Resmi Dirilis

Fatwa larangan yang dikeluarkan oleh ulama Arab Saudi, tepatnya oleh General Secretariat of the Council of Senior Scholars ini, pada dasarnya menyatakan bahwa Pokemon Go, aplikasi berbasis game mobile, harus diperlakukan sama dengan pelarangan terhadap permainan Pokemon kartu.

Ini merupakan ke sekian kali ulama Arab mengeluarkan larangan terkait permainan. Bahkan, di awal tahun ini saja, Arab Saudi telah melarang permainan catur dengan alasan yang sama.

img_title Strategi Indomaret Bidik Komunitas Genjot Kinerja Bisnis

Seruan untuk melarang Pokemon Go pun sempat muncul di Kuwait. Melalui Kementerian Dalam Negeri, Kuwait melarang aktivitas bermain Pokemon Go yang banyak dilakukan di Masjid, pusat perbelanjaan, mal, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nada serupa pun dilakukan oleh Mesir, kalau negara yang dikenal akan wisata piramida itu melarang Pokemon Go karena dikhawatirkan sebagai cara musuh-musuh Mesir untuk melakukan spionase.

(ren)

Ilustrasi makan mi instan.

Tren Kuliner dan Karakter Ikonik, Sensasi Makan Kini Tak Sekadar soal Rasa

Tren kuliner kini tak hanya soal rasa. Perpaduan makanan dengan karakter ikonik menghadirkan pengalaman baru, nostalgia, dan cerita yang menarik bagi lintas generasi.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut