Ada 'Monster' di Belakang Rumah, Warga Gugat Pokemon Go

Pokemon Go Player
Sumber :
  • Reuters/Bobby Yip
VIVA.co.id
img_title Pokemon Hadirkan Proyek Baru di Tanah Air, mulai dari Wayang hingga Konsol
- Pencarian Pokemon akhirnya berakhir di pengadilan. Seorang pemilik rumah menuntut Niantic dan Nintendo karena dianggap telah mengganggu ketertiban dan kenyamanan di rumahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Pokemon Game On! Dimulai di 7 Negara Asia, Seri Baru Asia Championship Series Resmi Dirilis

Tuntutan itu dilayangkan oleh seorang warga New Jersey bernama Jeffrey Marder. Dikutip dari
img_title Strategi Indomaret Bidik Komunitas Genjot Kinerja Bisnis
Cnet, gara-gara Pokemon Go, setiap hari ada saja orang yang mengetuk pintu rumahnya.

"Setiap hari ada sedikitnya lima orang yang mengetuk pintu rumah saya. Mereka bilang ada monster Pokemon di belakang rumah saya dan mereka meminta izin untuk masuk ke dalam karena ingin menangkapnya," kata Marder.

Menurut Marder, dia telah mengajukan surat gugatan ke pengadilan negeri di California. Dia menyebut jika Niantic dan Nintendo telah mengabaikan kenyamanan hidup orang lain, menaruh karakter virtual tanpa persetujuan pemilik.

Ini bukan kali pertama seorang pemilik rumah marah pada pengembang Pokemon Go. Meski game ini popular, tidak semua orang mau memainkannya. Seorang warga di Vancouver malah sampai menuliskan peringatan di depan rumahnya. "Carilah kehidupan dan jauhi pekarangan rumahku".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Niantic maupun Nintendo belum memberikan tanggapan atas hal tersebut. Hanya saja, dalam panduan online untuk bermain game tersebut dikatakan jika pemain Pokemon Go dilarang untuk memasuki atau berupaya masuk ke properti milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.
Ilustrasi makan mi instan.

Tren Kuliner dan Karakter Ikonik, Sensasi Makan Kini Tak Sekadar soal Rasa

Tren kuliner kini tak hanya soal rasa. Perpaduan makanan dengan karakter ikonik menghadirkan pengalaman baru, nostalgia, dan cerita yang menarik bagi lintas generasi.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut