Menkominfo Sebut Tak Ada Operator yang Mau Bangun Jaringan

Menkominfo Rudiantara
Sumber :
  • VIVA.co,id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan di balik keberadaan proyek Palapa Ring. Disampaikan dia, Palapa Ring dibentuk karena tidak ada satu pun operator yang bangun jaringan di seluruh Indonesia.

img_title Di Balik Internet Cepat RI Ada Konsumsi Energi yang Besar, Wilayah Ini Juaranya

Hal itu ia sampaikan di acara "Mendorong Efisiensi Berkeadilan Industri Telekomunikasi Nasional" di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Kamis, 3 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Backbone, jaringan tulang punggung itu paling susah. Tidak ada satu operator yang memberikan janji untuk menjangkau seluruh Kota atau Kabupaten di seluruh Indonesia kepada saya," ucap Rudiantara.

img_title IMF: Serangan Siber Tidak Hanya Incar Bank, Jaringan Telekomunikasi Bisa Mati Total

Hal itu bermula ketika Rudiantara menanyakan kepada seluruh operator yang ada, mengenai komitmen untuk membangun jaringan backbone di Tanah Air. Disampaikan dia, dari 514 Kota/Kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia, baru terbangun infrastruktur di 400 Kota/Kabupaten.

"Sisanya 114 Kota/Kabupaten. Saya bicara ke teman-teman operator, kapan bangun sisanya? Kirim surat dan itu masih saya pegang. Tidak ada yang janji bisa bangun sisa 114 Kota/Kabupaten hingga 2018 yang targetnya sampai 2019," ungkapnya.

img_title WFA dan Mudik Picu Lonjakan Internet saat Lebaran 2026

Fakta tersebut, Rudiantara sudah pegang sedari dulu. Tetapi, dikatakannya, ia sengaja tidak mengungkapkannya ke publik sehingga memberikan kesan bahwa industri telekomunikasi itu adem ayem.

"Dari 114 Kota/Kabupaten, disepakati 57 Kota/Kabupaten. Ok, berarti sisanya pemerintah yang bangun, lewat proyek Palapa Ring," ucapnya.

Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Telkom Pastikan Konektivitas Digital NTT Pascagempa Telah Pulih 100 Persen

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) memastikan bahwa saat ini layanan telekomunikasi dan konektivitas digital pascabencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut