Mengenal Masyarakat Antihoax
- Divisi Humas Mabes Polri
Kemudian, kata Enda, Masyarakat Antihoax memang muncul atas respons seputar peristiwa yang kebetulan terkait Ahok. Misalnya respons atas informasi demonstrasi menuntut penegakan hukum Ahok awal November lalu.
"Pas demo kemarin, kan ada banyak hoax, bis pendemo tabrakan, ada habib tertembak. Saat peristiwa seperti itu, banyak jumlah hoax yang beredar," ujarnya.
Oleh karena itulah Masyarakat Antihoax dirasa perlu untuk dibentuk.
Dalam foto yang beredar terkait pertemuan itu, beberapa pegiat dunia sosial yang mengadakan audiensi dengan Kapolri Tito Karnavian, selain Enda ada juga Ndorokakung, Judith MS Lubis, Danny Wirianto, Andrew Darwis, Catharina Widyasrini, Astari Yanuarti, dan beberapa lainnya.
Pengguna internet lain menuding jika mereka adalah para pendukung Ahok, terutama karena adanya Ulin Yusron, yang dianggap sangat membela Ahok di setiap cuitan dalam akun Twitter pribadinya. Bahkan cukup banyak cuitan sinis yang dilayangkan kepada tim tersebut.
Itu singkatan nya apa mas? Masyarakat Anti Hoax , bukan MAHO kan? https://t.co/aje9mNIoVA
— #PilkadaAmanDamai (@adi_dazzz) November 25, 2016
Para pelaku membuat berita dan meme hoax mendeklarasikan Masyarakat Anti Hoax?
Mereka yg buat mereka yg anti. sakit.— Adim (@4d_h1m) November 25, 2016
Dia bikin masyarakat anti hoax. Trus dia tentuin mana yg hoax. Trus dia minta hoaxnya di penjara. Trus loe jadi jagoan gitu ya? Penting?— haye (@_haye_) November 25, 2016