Ini Keluhan Pengguna Seluler ke YLKI Sepanjang 2016

Ilustrasi.
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

VIVA.co.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menemukan masih banyaknya keluhan yang dilayangkan pelanggan telekomunikasi. Namun begitu jumlah keluhan diperkirakan turun dibanding tahun lalu.

img_title DPR Ultimatum Jaksa Hati-hati Lakukan Penyadapan: Jangan Sampai Langgar Privasi!

Dikatakan pihak YLKI, soal jasa telekomunikasi memang merupakan keluhan terbanyak setiap tahunnya, dibanding layanan lain. Bahkan keluhan terkait jasa seluler itu sudah menjadi catatan sejak lima tahun terakhir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"2015 jasa telekomunikasi itu menduduki posisi ketiga dengan pengaduan sebanyak 8 persen dari pengaduan konsumen. 2016, posisinya agak turun jadi nomor 4," ujar Ketua YLKI, Tulus Abadi, di kawasan SCBD Jakarta, Rabu 21 Desember 2016.

img_title Operator Telekomunikasi Berani Kasih iPhone 16 Pro Gratis, Syaratnya cuma Ini

Adapun aduan yang disampaikan konsumen, kata Tulus, adalah mengenai tarif operator yang dituding tidak jelas. Promo-promo yang ditawarkan oleh operator dianggap tidak sesuai dengan pemakaian konsumen. 

Lalu,  terkait kualitas jaringan yang buruk, juga menjadi keluhan konsumen belakangan ini. Mereka menilai kualitas jaringan yang disajikan para operator tidak sesuai dengan yang dijanjikan, sama halnya dengan promo tarif. 

img_title Lelang Pita Frekuensi untuk Pemerataan 5G

"Apa yang dikeluhkan konsumen itu berlaku untuk semua operator. Jadi tidak terkecuali itu operator besar atau kecil," kata Tulus. 

Selain tarif dan jaringan, satu lagi yang dikeluhkan konsumen yakni iklan yang mampir ketika konsumen sedang melakukan browsing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iklan tersebut dianggap kerap mengganggu pengalaman pengguna saat berselancar di dunia maya.

(ren)

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.

Komdigi Siap Awasi Putusan MK soal Sisa Kuota Internet

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan siap mengawasi pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perlindungan sisa kuota internet.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut