Coding Mum, Cara Bekraf Lahirkan Ibu Programmer

Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf, Boy Berawi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Siti Sarifah Alia

VIVA.co.id – Seiring perkembangan teknologi informasi, kebutuhan pemrogram alias programer untuk industri aplikasi digital terus meningkat. Tidak heran jika Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf di Indonesia mengajak para ibu rumah tangga untuk menjadi programer.

img_title Harpelnas 2026 di Surabaya, BPJS Ketenagakerjaan Tak Sekedar Melindungi, Hadir Melayani hingga Memberdayakan Pekerja

Program pelatihan programer bagi ibu rumah tangga, yang dinamakan Coding Mum, ini sejatinya telah dilakukan sejak Februari tahun lalu. Bekraf mengklaim pilot project ini telah menghasilkan ibu-ibu yang mampu membuka usaha di dunia digital, atau setidaknya diserap oleh industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun lalu, satu kelas atau batch, isinya 10 sampai 20 orang ibu-ibu. Hasilnya, 80 persen dari total peserta itu bisa terserap di dunia kerja, atau setidaknya mampu membuat usaha sendiri," ujar Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf, Boy Berawi, ditemui di sekolah startup dan coding, Purwadhika di Green Office Park, Tangerang, Kamis 16 Maret 2017.

img_title Berburu Hadiah Gratis di Mobile Legends, Ini Kode Redeem ML 4 September 2026 yang Bisa Dicoba Hari Ini

Selain mampu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, jelas Boy, ada juga ibu-ibu peserta Coding Mum yang berhasil memenangkan kompetisi startup nasional. Boy mengatakan, hal itu membuktikan ibu-ibu pun mampu menjadi programer, meski memiliki banyak pekerjaan lain.

Boy mengatakan, program Coding Mum ini dilaksanakan tahun lalu dengan melibatkan delapan kota di Indonesia. Di kota-kota tersebut, para ibu-ibu bisa mendaftar pelatihan coding ini secara gratis. Tidak heran jika dari sekian ratus pendaftar, hanya tersedia 20 tempat. 

img_title Fitur Gratis Mulai Jadi Daya Tarik Game AAA, dari Mode Baru hingga Opsi yang Membuat Permainan Lebih Fleksibel

"Tahun ini kami ingin membuka lagi di 10 kota. Dan juga di luar negeri, untuk para tenaga kerja wanita Indonesia di negara luar," kata Boy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa keahlian yang didapat peserta Coding Mum adalah membuat situs profil perusahaan, toko online, front-end untuk rendering data, maupun untuk menguji aplikasi berkaitan dengan user interface (UI) dan user experience (UX).

Setiap lulusan program Coding Mum akan terhubung dengan jaringan Sribulancer.com yang menjadi tempat para sponsor memberikan pekerjaan secara langsung. Dari lulusan pertama Coding Mum, sebagian peserta sudah mendapatkan pekerjaan komersial. Beberapa startup atau perusahaan yang sudah siap menyerap lulusan program Coding Mum antara lain Telunjuk.com, Tokopedia, 7 Langit, dan 7-Eleven Digital. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut