Makin Banyak Perusahaan Ikut Aksi Boikot YouTube

Logo YouTube.
Sumber :
  • Viva.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Setelah pemerintah Inggris dan perusahaan advertising GrupM Malaysia, makin banyak perusahaan yang ikut aksi memboikot YouTube. Perusahaan-perusahaan itu mengatakan tidak lagi percaya pada keamanan brand merek, saat beriklan di YouTube.

img_title Selandia Baru Perketat Medsos: Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses TikTok, YouTube hingga X

Dilansir melalui Sidney Morning Herald, perusahaan seperti Bunnings, Foxtel, dan Caltex menyusul tolak beriklan di YouTube. Mereka sepakat, jika Google kerap menampilkan iklan-iklan perusahaan di konten yang tidak pantas, baik terorisme maupun ekstremisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tiga perusahaan itu, ada juga Vodafone, Nestle, Holden, dan Kia yang juga menahan tayangan iklan mereka di YouTube. Google dianggap lalai dan kurang memperhatikan konten di dalam YouTube, termasuk tidak jeli melihat konten yang dianggap membahayakan image merek-merek tersebut.

img_title Harga YouTube Premium Makin Mahal

Sebelumnya, agensi iklan GrupM menyadari adanya kelalaian Google menaruh iklan-iklan di konten video terorisme dan ekstermisme. Dengan peletakan iklan seperti itu, sama saja Google mendukung aksi-aksi tersebut, bahkan cenderung memberikan donasi melalui bayaran YouTube ads kepada pemilik channel.

Agensi iklan itu mengimbau kepada Google untuk menekankan beberapa hal terkait iklan di YouTube. Pertama adalah membuka akses ke semua platform untuk teknologi verifikasi iklan yang dimiliki pihak ketiga. Ini untuk mencegah adanya penipuan iklan dan menjaga keamanan merek. 

img_title Sumber Cuan Bigmo dari YouTube Tembus Rp200 Juta Sebulan! Monetisasi Dicabut Gegara Promosi Vape

Mereka juga meminta, Google menciptakan dan menekankan aturan dan pedoman yang lebih kuat untuk ketagorisasi dan kurasi konten.

Terakhir, merek mengharapkan Google melakukan demonetisasi terhadap keseluruhan konten video yang tidak bisa menjamin keamanan merek, terutama konten baru di YouTube. (asp)

Ilustrasi Content Creator.

Kabar Baik buat Content Creator Indonesia

LG Electronics Indonesia punya wadah kolaborasi bagi pembuat konten (content creator), affiliator, dan komunitas penjual online untuk memperluas informasi produk.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut