Hati-hati Jika Menerima Telepon Seperti Ini

Ilustrasi menggunakan telepon.
Sumber :
  • Pixabay/rccarvalhogomes0

VIVA.co.id – Jika Anda menerima telepon dari nomor seseorang yang tidak dikenal dan orang itu langsung bertanya, "Dapatkah Anda mendengar saya?" Jangan katakan apapun dan tutuplah telepon itu sesegera mungkin.

img_title Update Lisa Mariana yang Dilaporkan Kasus Penipuan, Dewi Wulan: Selangkah Lagi Kau ke Penjara!

Sebab, polisi Australia mengumumkan sekarang ini sedang marak penipuan via telepon dengan modus scam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Scam adalah penipuan dengan memanfaatkan saluran elektronik atau internet, sehingga pengirimnya akan mendapat keuntungan tertentu. Kasus ini telah sampai di Australia, setelah sebelumnya terjadi berulang kali di Amerika Serikat dan Inggris.

img_title Isi Hati Ruben Onsu Tak Lagi Jadi Tersangka Kasus Pidana Dugaan Penipuan

Tipuan telepon "Dapatkah Anda mendengar saya?" nampaknya sepele dan tidak berbahaya. Namun, panggilan ini berpotensi menipu Anda di akhir pembicaraan, apabila Anda meladeni nomor tersebut hanya dengan jawaban "Ya".

Mengutip situs berita News.com.au, Sabtu 6 Mei 207, panggilan ini melibatkan scammer (penipu elektronik) yang menelepon nomor bisnis atau nomor telepon rumah Anda. Jika Anda menjawab "Ya", scammer akan bertanya beberapa kali dengan pertanyaan serupa. Ia kemudian merekam suara Anda dan mengakhiri panggilan secara tiba-tiba.

img_title Dilaporkan Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 M, Kombes Fahrurozi Siapkan Laporan Balik

Berhati-hatilah, karena rekaman suara tersebut dapat digunakan untuk memberi akses otorisasi pembayaran atas nama Anda yang menggunakan metode pengenalan suara. Karena suara itu adalah suara orang yang memberi otorisasi transaksi, hal ini akan sulit dibantah apabila nanti Anda mengaku telah kena scam.

"Kami membagikan informasi ini ke seluruh negara bagian, karena kami yakin (scammer) akan menyerang banyak wilayah," ungkap polisi Australia.

Gedung Bareskrim Polri

Bareskrim Periksa Kombes F Terkait Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp 58,5 Miliar Milik Warga Malaysia

Penyidik Bareskrim Polri memeriksa seorang perwira menengah berinisial Kombes F sebagai saksi atas dugaan penipuan investasi Rp 58,5 miliar yang dilaporkan warga Malaysia

img_title
VIVA.co.id
25 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut