Pemblokiran Telegram Dicabut, Begini Tahapannya
- Telegram
Akhirnya, kemarin, sesuai proses yang menjadi kesepakatan, sudah sebagian besar dilakukan (normalisasi). Lain-lain masih dalam proses, karena masih perlu penyesuaian sistem di Telegram," ujar wanita berambut panjang ini.
Kata Kunci
Mengenai script khusus yang disediakan oleh Telegram untuk Menkominfo, Taruli mengatakan script tersebut seperti kata kunci atau keywords. Sistem ini secara otomatis akan menemukan kata yang diketikkan oleh pengguna. Apabila pengguna berusaha untuk mencari kata yang berkaitan dengan propaganda, maka script ini akan langsung menurunkan (take down).
"Jadi, semacam keywords, ya. Nanti mereka (Telegram) akan punya sistem dimana akan mencari by keywords. Jadi, semisal mencari ISIS, ketik ISIS, nanti konten-konten yang ada di Telegram, yang ada konten ISIS-nya akan muncul. Sehingga by system, Telegram akan men-take down. Kemarin sudah, setiap hari mereka melakukan suspect sekitar 10 channel atau grup yang ada dari Indonesia," ucap Taruli. (ren)