Nonton YouTube di Ponsel, Tak Perlu Tombol Save dan Internet
- REUTERS/Beawiharta
Selanjutnya Fitur ramah kuota Youtube Go
Fitur Baru yang Ramah Kuota
YouTube Go akan muncul dengan tampilan serba baru. Fitur-fitur penting yang termasuk di dalamnya antara lain, pratinjau video sebelum disimpan atau ditonton, memilih resolusi saat menyimpan atau melakukan streaming video, dan membagikan video dengan teman yang berada di lokasi sekitar.
"Menurut App Anniee, jumlah saluran pengguna Indonesia di YouTube, yang memiliki lebih dari satu juta pelanggan, telah meningkat 4 kali lipat. Tahun lalu, mobile YouTube di Indonesia tumbuh hingga 155 persen dan sekarang, lebih dari 50 juta orang Indonesia aktif menggunakan YouTube di perangkat seluler mereka setiap bulannya," ungkap Zuber.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi internet seluler di Indonesia, YouTube Go berharap dapat membantu orang Indonesia dalam menceritakan lebih banyak kisah positif dan menginspirasi kreator Tanah Air, terutama generasi milenial, dalam menjangkau audiens baru.
Setidaknya ada tiga fitur penting yang ada di Youtube Go ini. Pertama, pengguna bisa terlebih dulu mengecek jumlah kuota internet yang dimiliki, kemudian memiliki resolusi video yang diinginkan agar sesuai dengan sisa kuota yang ada.
Selain itu, pengguna bisa berbagi video tanpa harus bergantung internet. Caranya, dengan menggunakan fitur sharing enkripsi video yang tersimpan secara offline kepada orang lain tanpa internet. Terakhir, YouTube Go juga didesain ringan kuota, dengan tampilan antarmuka yang tidak membebani kuota.
Zuber menyatakan, YouTube Go versi beta akan tersedia bagi pengguna di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Sebelumnya, YouTube Go telah diluncurkan pertama kali tahun lalu di India, menyusul Nigeria pada Juli 2017. (ase)