Update Terbaru Kasus PHK Developer GTA 6

Update Bocoran Game GTA 6
Sumber :
  • Rockstar

Jakarta, VIVA – Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap puluhan pengembang Grand Theft Auto VI (GTA 6) kembali menjadi sorotan publik.

img_title Kapolri Ultimatum Preman dan Pelaku Pungli di Kawasan Industri

Rockstar Games, pengembang franchise GTA yang dimiliki Take-Two Interactive, kini menghadapi sidang lanjutan di Inggris setelah serikat pekerja mengajukan tuntutan hukum terkait pemecatan karyawan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poster Game GTA 6

Photo :
  • Rockstar Games

img_title Lari 5K PORSENI Bakrie 2026 Berhasil Diikuti Ribuan Pelari, mulai dari Pekerja hingga Pecinta Olahraga

Kasus ini bermula pada akhir 2025, ketika Rockstar memutus kontrak 34 karyawan, 31 di antaranya di Inggris dan 3 di Kanada, yang terlibat dalam pengembangan GTA 6. Pemecatan tersebut memicu protes dari komunitas game serta sorotan tajam dari media internasional. Banyak pihak mempertanyakan alasan di balik keputusan perusahaan, terutama karena sebagian besar karyawan yang dipecat memiliki reputasi baik dalam industri.

Tuduhan “Union Busting” oleh Serikat Pekerja

img_title Indonesia Dinilai Relevan Jadi Pusat Pengembangan Ekosistem Transportasi eVTOL di Asia

Serikat pekerjaan Independent Workers’ Union of Great Britain (IWGB) menuduh Rockstar melakukan union busting, yaitu upaya perusahaan untuk menghambat pembentukan atau kegiatan serikat pekerja. IWGB menilai pemecatan ini tidak hanya berdampak pada pekerjaan, tetapi juga menyerang hak pekerja untuk berserikat dan memperjuangkan kondisi kerja yang adil.

Dalam sidang pendahuluan di Glasgow Tribunals Centre, IWGB meminta Rockstar memberikan interim relief, yakni pembayaran sementara dan kemungkinan reintegrasi karyawan ke dalam daftar gaji perusahaan, sambil menunggu putusan akhir.

Mereka berargumen bahwa pemecatan secara mendadak telah merugikan kehidupan banyak pekerja dan keluarga mereka.

Bantahan Rockstar Games

Rockstar membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa pemecatan dilakukan karena pelanggaran serius terhadap kebijakan kerahasiaan perusahaan.

Menurut Rockstar, beberapa karyawan yang dipecat diduga membocorkan informasi penting mengenai fitur GTA 6 melalui kanal Discord yang tidak aman, yang bisa diakses pihak luar termasuk media dan pengembang lain.

Perusahaan menekankan bahwa karyawan yang terlibat dalam serikat pekerja namun tidak melakukan kebocoran informasi tidak dipecat, sehingga membantah tuduhan bahwa pemecatan merupakan bentuk diskriminasi terhadap anggota serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak pada Pengembangan GTA 6

Kasus ini terjadi di tengah pengembangan GTA 6, yang telah mengalami beberapa penundaan dan dijadwalkan rilis pada 19 November 2026. Pemecatan sejumlah developer senior memengaruhi moral tim dan struktur kerja di studio Rockstar North, Edinburgh, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan keterlambatan tambahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut