Pesaing Genshin Impact Segera Hadir di Indonesia!
- Azur Promilia
Jakarta, VIVA – Persaingan game RPG bergaya anime dengan dunia terbuka berpotensi semakin ramai. Azur Promilia, game fantasi besutan Manjuu yang kerap dibandingkan dengan Genshin Impact karena konsep eksplorasi dan pertarungannya, dipastikan akan hadir di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Kabar ini diumumkan melalui kerja sama antara Manjuu dan PlayPark, penerbit game yang akan menangani distribusi serta operasional Azur Promilia di kawasan Asia Tenggara. Pengumuman tersebut menjadi kabar penting bagi gamer Indonesia yang menantikan game RPG dengan karakter anime, dunia luas, dan beragam makhluk fantasi.
Menurut pengumuman resmi regional pada 20 Oktober 2026, dikutip VIVA Kamis, (29/10/2026), versi Asia Tenggara akan mendukung bahasa Indonesia. Meski demikian, tanggal peluncuran resminya masih belum diumumkan.
Dunia Fantasi Luas dengan Beragam Misteri
Azur Promilia membawa pemain ke sebuah benua fantasi bernama Promilia. Dunia ini dihuni berbagai peradaban dan ras, termasuk Furrian, Sapiens, serta High Elf. Di balik pemandangan yang indah, terdapat ancaman makhluk berbahaya bernama Vicious dan misteri kuno yang menunggu untuk diungkap.
Pemain berperan sebagai Starborn, sosok pendatang dari dunia lain yang memiliki peran penting dalam menghadapi krisis di benua tersebut. Dalam perjalanan, pemain akan ditemani Symphoria, seorang gadis elf yang membantu mengungkap rahasia dunia sekaligus asal-usul sang tokoh utama.
Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik Azur Promilia bagi penggemar RPG anime yang menyukai eksplorasi, cerita fantasi, dan petualangan panjang.
Ada Lebih dari 200 Makhluk Kibo
Salah satu pembeda Azur Promilia adalah sistem pendamping bernama Kibo. Manjuu mengungkapkan bahwa game ini memiliki lebih dari 200 spesies Kibo dengan karakteristik, habitat, dan kemampuan berbeda.
Pemain dapat menangkap Kibo menggunakan Stellar Cards setelah menghadapi mereka dalam pertempuran. Makhluk-makhluk tersebut tidak hanya membantu saat bertarung, tetapi juga berperan dalam berbagai kegiatan seperti menambang, bertani, dan melebur material.
Sistem ini membuat Kibo memiliki fungsi lebih luas dibandingkan sekadar koleksi makhluk fantasi. Pemain dapat menjalin hubungan dengan mereka sekaligus memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas sehari-hari di dalam permainan.