Aman Enggak Sih Asuransi Online?

Ilustrasi mengelola keuangan.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Banyak orang kini lebih peduli kepada keselamatan, kesehatan, dan masa depannya. Untuk memproteksi diri, banyak yang sadar untuk memiliki asuransi.

img_title PAAI Ungkap Masalah Keadilan Pajak bagi Agen Asuransi, Sandiaga Uno Soroti Tantangan Penjualan

Seiring perkembangan zaman di era digital, layanan asuransi pun kini bisa dilakukan secara online. Namun, layanan asuransi secara online masih menyulitkan nasabah untuk melakukan pengaduan atau mengklaim asuransi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disebabkan layanan asuransi online yang kebanyakan sifatnya sebagai agregator atau perantara. Mereka tidak memiliki cara yang akurat hingga lisensi yang tepat oleh regulator, dalam hal ini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

img_title Asuransi Malpraktik Medis Jadi Perlindungan Finansial Dokter, Ini Manfaatnya

Yang menjadi pertanyaaan, apakah aman menggunakan asuransi online?

"Kami menjamin kerahasiaan data nasabah kami, juga kami menggandeng payment gateway untuk pembayaran asuransi yang aman, nyaman dan instan," kata Ilham Nur Fachri selaku CEO WowPremi, saat berbincang dengan VIVA di acara peluncuran Aplikasi WowPremi di Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu 27 Maret 2019.

img_title Pendapatan Asuransi Jasaraharja Putera Capai Rp1,61 Triliun, Laba Naik 41%

Perkembangan di era milenial semakin mendorong pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, sehingga asuransi online ini menjadi tren terbaru yang dipastikan akan digandrungi para milenial. Karena itu, pihaknya menargetkan kaum milenial, dengan menggunakan cara edukasi dan insurance awareness.
 
"Kalangan mahasiswa atau anak sekolah untuk bisa cepat mendapat proteksi asuransi. Nah, mungkin dengan ini (asuransi online) mereka merasa insurance itu bukan suatu hal yang ribet, mudah banget, dan mereka aman, karena ada proteksi ini dan mereka lebih mau tahu lebih banyak lagi tentang asuransi," tutur Ilham. (asp)

Satgas Karhutla Satbrimob Polda Kalteng melakukan pemadaman dan pembasahan lahan.

Potensi Klaim Asuransi Akibat Karhutla di Kalteng Sebesar Rp 455,82 Juta

OJK Kalteng menyampaikan berdasarkan hasil identifikasi, per Agustus 2026 terdapat potensi klaim asuransi yang mencapai sebesar Rp455,82 juta berkaitan dengan Karhutla

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut