8 Cara Semprot Parfum yang Benar agar Wangi Tahan Seharian

Ilustrasi deodoran, semprot parfum
Sumber :
  • Pixabay/ Shaun

Jakarta, VIVA – Parfum sudah menjadi bagian penting dari gaya hidup banyak orang. Tidak hanya sekadar pewangi tubuh, parfum juga mencerminkan kepribadian dan membangun kesan pertama yang kuat. Namun, seringkali wangi parfum cepat hilang, bahkan hanya dalam hitungan jam. Padahal, tidak selalu karena kualitas parfumnya buruk—bisa jadi karena cara menyemprotkannya yang kurang tepat.

img_title Bukan Sekadar Wangi, Ini 5 Cara Memilih Parfum Sesuai Acara dan Kepribadian

Artikel ini akan mengulas cara semprot parfum yang benar agar wanginya tahan seharian, mulai dari jenis parfum, teknik penyemprotan, hingga area tubuh yang paling efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Kenali Dulu Jenis Parfummu

img_title Psikologi di Balik Aroma Parfum yang Jarang Disadari, Begini Cara Memilihnya

Sebelum membahas cara pakainya, penting untuk tahu bahwa ketahanan parfum sangat bergantung pada jenisnya. Parfum dibedakan berdasarkan konsentrasi minyak esensialnya:

  • Eau de Cologne (EDC): Konsentrasi 2-5%, tahan 1–2 jam.
  • Eau de Toilette (EDT): Konsentrasi 5–15%, tahan 2–4 jam.
  • Eau de Parfum (EDP): Konsentrasi 15–20%, tahan 4–6 jam.
  • Parfum (Extrait de Parfum): Konsentrasi 20–30%, bisa tahan hingga 8 jam atau lebih.
img_title Benarkah Parfum Tidak Boleh Disemprotkan ke Leher?

Kalau kamu ingin wangi yang awet, pilih setidaknya EDP atau parfum asli.

Ilustrasi Parfum

Photo :
  • www.pexels.com

2. Semprot pada Titik Nadi

Titik nadi adalah area di mana pembuluh darah berada dekat dengan permukaan kulit. Area ini cenderung lebih hangat, sehingga membantu menyebarkan aroma parfum lebih efektif. Titik-titik nadi terbaik untuk menyemprot parfum:

  • Leher bagian samping
  • Pergelangan tangan
  • Belakang telinga
  • Siku bagian dalam
  • Belakang lutut (untuk yang suka pakai parfum di seluruh tubuh)

Cara semprotnya: jangan terlalu dekat (idealnya 15–20 cm), agar semprotan menyebar halus dan tidak menggumpal di satu titik.

3. Jangan Gosok Parfum Setelah Disemprot

Kebiasaan yang paling sering dilakukan orang setelah menyemprot parfum ke pergelangan tangan adalah menggosokkannya. Padahal, ini bisa merusak struktur molekul aroma, terutama top notes (lapisan aroma pertama) yang paling ringan dan mudah menguap. Cukup biarkan parfum mengering dengan sendirinya. Itu akan menjaga keutuhan aromanya.

Ilustrasi parfum.

Photo :
  • Pixabay/Lolame

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Gunakan Setelah Mandi dan Saat Kulit Lembap

Kulit yang bersih dan lembap akan menangkap aroma parfum lebih baik daripada kulit kering. Maka, waktu terbaik untuk menyemprot parfum adalah setelah mandi, terutama sebelum memakai baju. Kulit yang hangat dan pori-pori yang terbuka akan menyerap parfum lebih optimal. Tips tambahan:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut