Sunscreen Physical Vs Chemical: Mana yang Terbaik Buat Kulitmu?
- Michael Kurzman, MD
Jakarta, VIVA – Sunscreen adalah salah satu elemen terpenting dalam rutinitas perawatan kulit. Tak peduli jenis kulitmu—berminyak, kering, kombinasi, bahkan sensitif—penggunaan sunscreen setiap hari sangat penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV). Sinar UVA dan UVB dapat menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kanker kulit.
Namun, banyak orang masih bingung memilih antara dua jenis utama sunscreen: physical (mineral) dan chemical (kimia). Keduanya memiliki cara kerja, kelebihan, dan kelemahan masing-masing. Artikel ini akan membantu kamu memahami perbedaan sunscreen physical vs chemical secara mendalam, sehingga kamu bisa menentukan jenis sunscreen terbaik sesuai kebutuhan kulitmu. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Sunscreen, atau tabir surya, adalah produk perawatan kulit yang berfungsi melindungi kulit dari efek merusak sinar matahari, terutama sinar UVA dan UVB. UVA bisa menembus lebih dalam ke kulit dan menyebabkan penuaan dini, sedangkan UVB menyebabkan kulit terbakar (sunburn). Perlindungan terhadap keduanya disebut broad spectrum protection.
Sunscreen mengandung bahan aktif yang bekerja dengan cara menyerap, memantulkan, atau menyebarkan sinar UV agar tidak menembus kulit. Produk ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari lotion, gel, spray, hingga stick, dengan kandungan SPF (Sun Protection Factor) yang bervariasi.
Ilustrasi sunscreen/sunblock/tabir surya.
- Freepik/freepik
Sunscreen Physical (Mineral)
Sunscreen physical, juga dikenal sebagai tabir surya mineral, bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang memantulkan sinar UV. Bahan aktif utamanya adalah zinc oxide dan titanium dioxide, yang bersifat stabil dan tidak mudah terurai oleh sinar matahari.
Kelebihan Physical Sunscreen
- Bekerja langsung setelah diaplikasikan. Berbeda dengan sunscreen kimia, tidak perlu menunggu 15–20 menit.
- Aman untuk kulit sensitif. Karena tidak menyerap ke dalam kulit, risiko iritasi sangat rendah.
- Memberikan perlindungan broad spectrum secara alami.
- Tidak menyumbat pori-pori. Banyak sunscreen mineral bersifat non-comedogenic, sehingga cocok untuk kulit berjerawat.
Kekurangan Physical Sunscreen
- Meninggalkan white cast. Warna putih pada kulit, terutama terlihat pada pemilik kulit gelap.
- Tekstur lebih tebal dan berat. Kurang nyaman untuk pemakaian harian atau di bawah makeup.
- Kurang tahan air dan keringat. Harus sering di-reapply, terutama jika beraktivitas di luar ruangan.