Tas Kanvas Ini Bikin Heboh Dunia Maya

Tas kanvas
Sumber :
  • twitter.com/bellechicdeals

VIVA.co.id – Banyak orang menyukai tas kanvas, karena modelnya yang sederhana dan serba guna. Namun ,tidak untuk tas kanvas satu ini yang menimbulkan kontroversi dan kehebohan di dunia maya.

img_title Kemensos dan KPAI Bangun Sinergi untuk Pastikan Perlindungan Siswa Sekolah Rakyat

Bentuk huruf yang dipilih perusahaan pembuat tas dalam desain grafisnya menimbulkan makna lain dan sangat sensitif. Tak lama setelah diunggah, tas tersebut banyak mendapat komentar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari Bustle, Rabu 26 Juli 2017, kehebohan itu terjadi karena kesalahan memilih bentuk huruf G untuk Glitter. Akibatnya, kalimat bertulis, My Favorite Color Is Glitter (Warna Favorit Saya adalah Gliter), jika dilihat sekilas akan terbaca menjadi My Favorite Color Is Hitler (Warna Favorit Saya adalah Hitler).

img_title Bareskrim sebut Eks Kapolri Listyo Sigit dkk Ditahan di Mako Brimob: Jumlah Tersangka Kasus Penyadapan Jadi 4

Seperti diketahui, Adolf Hitler adalah penguasa Nazi Jerman. Bahkan, menurut Deutsche Well, Hitler disebut sebagai salah satu diktator paling kejam dalam sejarah dunia.

Warganet langsung bereaksi dengan beragam komentar. Di antaranya mempertanyakan apakah tidak ada yang menyadari tulisan tersebut saat proses produksi. Sementara itu, lainnya ikut menimpali dengan bercanda.

img_title Ditanya soal Dugaan Makar Pemerintahan Prabowo, Jokowi: Ikuti Proses Hukum

"Warna favorit saya juga Hitler," tulis salah satu warganet.  

Sementara itu, warganet lainnya mengatakan bahwa itu hanya karena masalah tipografi. "Warna favorit saya adalah Hitler? Bukan, itu glitter," tulis warganet tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini memberi kesadaran bahwa pemilihan bentuk huruf dalam desain apapun sangat penting. Dan, tak lama setelah menciptakan kehebohan di dunia maya, BelleChic dalam akunnya di Twitter mengumumkan bahwa perusahaan telah mengubah huruf tersebut, sehingga kata tersebut menjadi lebih jelas dan tidak lagi kontroversi.

Sosialisasi Undang-Undang Satu Data Indonesia (UU SDI).

Mendagri Tito Tekankan Implementasi UU SDI untuk Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah: Jelas akan Hemat

Mendagri Tito Karnavian menyebut kemudahan akses dalam implementasi SDI dapat dilihat, misalnya dari daerah yang mampu menyusun program yang saling mendukung.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut