Waspada 10 Barang Rumah Tangga Ini Sangat Mudah Terbakar
VIVA – Melindungi rumah dari bahaya kebarakan memang sangat penting. Namun adanya barang-barang rumah tangga yang berbahaya yang tanpa disadari akan sangat mudah terbakar seringkali tidak diketahui. Untuk itu, Anda harus waspada, barang-barang rumah tangga apa saja yang akan mudah terbakar
Dilansir laman Reader's Digest, perlu Anda tahu, suatu zat dianggap sangat mudah terbakar jika titik pengapiannya lebih rendah dari 90 Derajat Fahrenheit.
Nah, mulai dari sekarang, periksa barang-barang rumah tangga yang sangat mudah terbakar ini. Beberapa dari barang-barang rumah tangga ini mungkin mengejutkan Anda. Berikut daftarnya.
Tepung Terigu
Jika sering menyimpan tepung terigu di rumah, hati-hati, bahan dapur ini ternyata berbahaya dan mudah terbakar, terutama debu tepung yang terbang di udara. Bahkan, banyak makanan bubuk, seperti krim non-dairy, rempah-rempah, dan susu bubuk akan sangat mudah terbakar jika terkena api. Ini karena bahan dapur ini dapat dengan mudah terbakar dari semua sisi, jadi akan cepat menyala saat terkena nyala api. Untuk itu berhati-hatilah ketika Anda menyimpan makanan kering dan bertepung.
Produk Kecantikan
Banyak produk kecantikan mengandung bahan kimia yang sangat mudah terbakar. Karena sering digunakan dan selalu ada di meja rias, Anda harus tahu, produk kecantikan apa saja yang bisa berbahaya dan mudah terbakar.
Produk-produk favorit seperti hair mousse, hair spray, dan parfum spray semuanya dapat menimbulkan bahaya jika tidak digunakan dengan hati-hati. Produk-produk ini berbahaya jika kemasannya berupa kaleng aerosol. Tidak hanya mudah menyala jika terkena nyala api, tetapi juga bisa meledak jika dibiarkan di letakkan di jendela yang terkena sinar matahari. Simpanlah selalu produk-produk tersebut dengan aman dari sinar matahari.
Krim kulit berbasis parafin
Krim kulit mungkin tak pernah terfikir bisa jadi produk yang mudah terbakar. Tapi ada beberapa kecelakaan mengerikan ketika orang menggunakan produk kulit berbasis parafin yang telah direndam ke dalam pakaian mereka dan kemudian api dinyalakan. Pada tahun 2006, Philip Hoe dari Doncaster, Kerajaan Inggris, meninggal ketika pakaiannya terkena percikan api saat ia menyalakan api untuk sebatang rokok. Dia telah menggunakan krim berbasis parafin untuk mengobati kondisi kulit, dan beberapa krim meresap ke dalam pakaiannya. Agar bahaya ini tidak terjadi, selalu bersihkan pakaian yang terkena krim kulit tersebut pada suhu tinggi dan hindari percikan api.