Tips Bisnis Properti Bisa bertahan Hadapi Pandemi COVID-19

Ilustrasi proyek perumahan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

VIVA – Pandemi virus corona atau COVID-19, membawa dampak di semua sektor kehidupan, tak terkecuali di bidang properti. Jangankan untuk membeli sebuah hunian, apartemen dan lain sebagainya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja rasanya sangat sulit. 

img_title Gandeng BUMN Raksasa dari China, DMS Propertindo Percepat Urbanova Edu Hub

Dilansir Mcinsey, sejak pandemi COVID-19, para pemain real estate, merasa sangat terpukul. Banyak pengembang yang tidak dapat memperoleh izin dan mereka menghadapi keterlambatan konstruksi, penghentian, bahkan tingkat pengembalian yang berpotensi menyusut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, banyak pemilik aset yang mendapati pendapatan operasionalnya berkurang drastis. Untuk itu, para pebisnis di bidang properti harus berjuang keras menghadapi pandemi ini. Salah satu yang bisa diupayakan adalah dengan terus melakukan promosi secara virtual dengan memanfaatkan media sosial. 

img_title Kembangkan Pusat Logistik Baru di Indonesia, ESR dan INA Perluas Kemitraan

Salah satu yang sudah melakukannya adalah akun Instagram @DelutionLand. Melalui akun sosial medianya, mereka kerap membagikan foto atraktif dari show unit terbaru mereka.

Angga Sadikin, COO dari Delution Land dan SVP, mengaku cara ini sukses menarik perhatian para peminat properti maupun penikmat desain rumah kreatif. Dia pun mengaku gembira atas keberhasilannya ini. 
 
"Kami gembira atas tingginya pengunjung dan engagement peminat Linaya di akun Instagram @DelutionLand dan website kami," ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu 16 Mei 2020.

img_title Danantara Housing Expo 2026, PP Properti Tawarkan 8 Proyek Hunian Berkelanjutan

Selain melakukan promosi, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan promo Cashback Down Payment (DP), yang berpotensi dapat meningkatkan penjualan. 

Melakukan strategi digital memang sangat penting, namun menerapkan strategi penyewaan, melakukan penilaian aset, meningkatkan pengalaman penyewa, hingga bernegosiasi mengenai biaya sewa, juga tak kalah penting untuk bertahan di bisnis ini. 

Wakil Kepala I BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf (tengah)

BP BUMN: Penyelesaian Masalah Proyek LRT City Ditargetkan Rampung 15 Oktober 2026

Wakil Kepala I BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf memastikan penyelesaian masalah pada proyek properti LRT City ditargetkan rampung paling lambat pada tanggal 15 Oktober 2026.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut