Tips Dapatkan Katering Pernikahan yang On Budget

Ilustrasi makan.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Selain baju, gaun, souvenir dan venue, katering menjadi hal terpenting dalam penyelenggaraan pesta pernikahan. Untuk itu, calon pengantin harus benar-benar jeli memperhitungkannya. 

img_title Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Konsumsi dan Investasi Jadi Penopang Utama

Pakar Pernikahan, Hengki Wirawan mengatakan bahwa katering menjadi salah satu unsur pesta, karena sifatnya untuk menjamu tamu. Sehingga bagian ini harus dipikirkan secara matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Hengki juga memberikan tips yang wajib diingat oleh para calon pengantin. Pertama yang harus diperhatikan adalah seberapa banyak undangan dibagikan.  

img_title Indonesia Gandeng Polandia Perkuat Teknologi dan SDM Industri Tambang hingga Kendaraan Listrik

"Calon pengantin perlu memastikan jumlah undangan yang akan disebar. Penghitungan jumlah tamu akan lebih memudahkan untuk menyajikan porsi hidangan yang pas," kata Hengki di acara Jakarta Wedding Festival (JWF) 2019 di Bunga Rampai Jakarta pusat Rabu 3 Juli 2019.

Tips kedua, sebaiknya Anda kembali memperhitungkan tamu-tamu yang akan diundang dengan katering yang Anda pesan. "Asumsikan satu undangan untuk dua orang, maka di anggarkan akan jadi dua kali jumlah undangannya," ujarnya.

img_title Terungkap! KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Sejak Agustus 2025, Ini Asal-usulnya

Calon pengantin harus memperkirakan persentase kehadiran tamu yang hadir tersebut secara detail. 

"Perkiraan itu dapat dilihat dari apakah mereka (calon pengantin) anak pertama, terakhir, tengah, atau tunggal? Untuk anak pertama dan tunggal, terutama, persentase kedatangan tamu biasanya lebih tinggi," katanya.

Urutan kedua yang harus diperhatikan ialah hindari memberikan undangan digital (broadcast messages). "Calon pengantin perlu menghindari pembagian undangan berbentuk digital melalui sosial media. Menurutnya, pembagian undangan digital itu bisa memicu pengeluaran tidak terduga dan hidangan katering menjadi kurang," katanya. 

Selanjutnya adalah kenali karakter tamu yang akan Anda undang. "Misalnya tamu kebanyakan dari daerah A, yang karakternya enggak afdol kalau di menu tidak ada nasi yang banyak," katanya. 

"Pengetahuan tentang karakter tamu tersebut bisa dilihat dari latar belakang keluarga kedua calon pengantin," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang terakhir, hadirkan kids corner di sekitar area resepsi pernikahan. Kehadiran kids corner dianggap manjur untuk menahan pengeluaran katering. 

"Jadi di kids corner, anak-anak bisa main sambil menunggu orangtuanya bersama pengasuh. Di sana (kids corner), hadirkan juga menu makanan untuk anak-anak, itu jauh lebih murah dari menu orang dewasa," katanya. (tsy)

Hidangan buaya di pernikahan.

Katering Paling Ekstrem di Pernikahan, Tumis Kepala Buaya

Berani menyantapnya?

img_title
VIVA.co.id
29 Maret 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut