Tips Ary Ginanjar Menghindar dari COVID-19

Ary Ginanjar.
Sumber :
  • Instagram/ary.ginanjar

VIVA – Motivator Ary Ginanjar punya cara dalam mengatasi pandemi COVID-19 yang masih melanda hingga saat ini. Bukan dengan obat atau ramuan tertentu, tapi berasal dari pikiran kita sendiri.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Dalam sebuah video berdurasi sekitar 2 menit, tokoh pembangunan karakter itu menceritakan sebuah kisah mengenai seorang pria bernama Nick Sitzman yang bekerja di sebuah tempat penyimpanan daging dingin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Ilmuwan Temukan Gejala Lain COVID-19, Muncul di Lidah

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

"Suatu saat ia terjebak dalam storage tersebut. Saat itu dia panik karena terkunci dan tidak bisa buka pintu. Anda bisa bayangkan terjebak dalam storage tempat penyimpanan daging beku," ujar Ary dalam video itu.

Kemudian, Ary melanjutkan, pria itu menulis surat untuk keluarganya dari dalam. Ia menuliskan bahwa suasana di dalam dingin sekali.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

"Mungkin nanti apabila engkau membaca surat saya, saya sudah dalam keadaan mati, saya cinta padamu. Dan kemudian apa yang terjadi?" lanjut dia.

Keesokan paginya, saat seseorang membuka tempat penyimapanan, Nick Sitzman ditemukan mati membeku. Tapi, yang sesungguhnya terjadi sangat tidak terduga.

"Apa yang terjadi sesungguhnya? Ketika dilihat bahwa ternyata suhunya suhu ruangan. Artinya mesin cold storage itu mati, suhunya suhu ruangan. Apa yang terjadi?" kata Ary.

Ary mengatakan bahwa yang terjadi adalah pikiran Nick Sitzman yang mengatakan bahwa dirinya beku dan pikirannya juga yang mengatakan bahwa suasananya dingin.

"Ini yang menjadi akibat, akibat membuat dia menjadi sakit, kisah ini terjadi juga dalam pandemi corona. Mungkin ratusan, atau mungkin ribuan atau puluhan ribu orang yang mengalami ini semua sesungguhnya dia sehat tapi pikirannya mengatakan dia sakit dan kemudian dia benar-benar sakit dan akhirnya mungkin meninggal dunia," urai Ary.

Inilah yang mendorong Ary untuk memberikan pelatihan yang disebutnya sebagai Vaksin Hati ESQ. Di sini, Anda akan belajar bagaimana caranya mengelola supaya diri Anda sendiri yang menjadi vaksin hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Biar Gak Drop dan Mudah Tertular COVID-19, Ini Tips Bangkitkan Imun

"Dengan cara seperti itu mudah-mudahan kita lebih kuat, lebih kebal dibandingkan dengan ketika pikiran kita negatif," kata Ary.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut