5 Fakta Abu Bakar Ash Shiddiq yang Harus Diteladani

Ilustrasi kekhalifahan.
Sumber :
  • U-Report

Itulah mengapa Rasulullah tidak pernah menghawatirkan Abu Bakar ketika dia menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah. Adapun Sa’ad ibn Abi Waqqash, kemungkinan besar beliau bukanlah orang yang kemampuan berbisnisnya setinggi Abu Bakar as Shiddiq.

img_title Gantungkan Harapan kepada Allah SWT, Sempurnakan Usaha dengan Doa Tawakal Ajaran Rasulullah

Selain itu, pendidikan, kematangan jiwa, dan warisan nilai-nilai kebaikan yang ada pada masing-masing keluarga juga menjadi pertimbangan sang Nabi. Keluarga Abu Bakar ash-Shiddiq telah sedemikian rupa dididik dengan sangat kuat dan kokoh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Abu Bakar Ash Siddiq Menangis Saat Membaca Al-Quran

img_title Amalan-amalan Sebelum Berangkat Salat Idul Fitri, Sepele Tapi Bermakna

Ilustrasi membaca Alquran.

Photo :
  • U-Report

Seperti dikisah dalam Kisah Musim, Abu Bakar as Shiddiq adalah seorang laki-laki yang amat lembut hatinya sehingga tatkala membaca Alquran, matanya senantiasa berurai air mata. Tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit menjelang wafatnya, beliau memerintahkan Abu Bakar agar mengimami kaum muslimin.

img_title Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa saat Megawati dan keluarga Ziarah ke Makam Rasulullah SAW

Lalu Aisyah mengomentari hal itu, "Sesungguhnya Abu Bakar as Shiddiq adalah seorang yang sangat lembut, apabila ia membaca Alquran, ia tak mampu menahan tangisnya". Aisyah khawatir kalau hal itu mengganggu para jamaah. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerintahkan agar Abu Bakar mengimami kaum muslimin.

Karena bacaan Alqurannya pula, orang-orang kafir Quraisy mengeluh kepada Ibnu Dhughnah orang yang menjamin Abu Bakar agar ia meminta Abu Bakar membaca Alquran di dalam rumahnya saja, tidak di halaman rumah, apalagi di tempat-tempat umum. Mereka khawatir istri-istri dan anak-anak mereka terpengaruh dengan lantunan ayat suci yang dibaca oleh Abu Bakar as Shiddiq.

Khutbah Jum'at.

Khutbah Jumat: Pentingnya Memiliki Pemimpin Menjunjung Adab

Peradaban tinggi, kesejahteraan warga dan akhlak yang mulia adalah sebuah  garis lurus yang harus ada apabila sebuah bangsa ingin meraih peradaban tinggi

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut