5 Kampung Mistis Terseram yang Ada di Tatar Sunda
- VIVA/ Sumiyati
2. Kampung Cireundeu
RUMAH ADAT KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA
Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan. Salah satu keistimewaan dari kampung ini adalah warganya yang konsisten mengonsumsi singkong.
Sebagian besar penduduk kampung Cireundeu memeluk dan memegang teguh kepercayaan Sunda Wiwitan hingga saat ini. Para masyarakat kampung tersebut selalu konsisten dalam menjalankan ajaran kepercayaan serta terus melestarikan budaya dan adat istiadat yang telah turun-temurun dari nenek moyang mereka.
Masyarakat Cireundeu memiliki prinsip “Ngindung Ka Waktu, Mibapa Ka Jaman” atau “Ngindung Ka Waktu” yang artinya merupakan kita sebagai warga kampung adat Cireundeu memiliki cara, ciri dan keyakinan masing-masing.
Sedangkan “Mibapa Ka Jaman” memiliki arti, masyarakat Kampung Cireundeu tidak melawan akan perubahan zaman akan tetapi mengikutinya seperti adanya teknologi, televisi, alat komunikasi berupa hand phone, dan penerangan.
Konsep agama dalam kepercayaan masyarakat adat Cireundeu penganut Sunda wiwitan yakni Tuhan yang disebut “Gusti Sikang Sakang Sawiji Wiji” atau di atas segalanya pencipta mereka, setiap manusia akan kembali kepada Tuhan “Mulih Kajati Mulang Ka Asal”.
Kampung Cireundeu memiliki dua mata air sakral. Warga kampung wisata tersebut memenuhi kebutuhan air mereka dari mata air lereng Gunung Gajah Langu yang diberi nama mata air Caringin.
Sedangkan, untuk mata air lainnya tak kalah diandalkan oleh warga sekitar, yaitu mata air Nyi Mas Ende yang sangat dijaga kesucian dan kesakralannya.
Di mana, mereka tidak memperbolehkan wanita yang sedang haid mendekati lokasi mata air tersebut. Hal tersebut lantaran, lokasi tersebut dianggap sebagai sesuatu yang sangat dihormati atau kabuyutan.
3. Kampung Naga
RUMAH ADAT KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA
Kampung mistis terseram yang ketiga adalah Kampung Naga. Kampung yang lokasinya berada di jalan Salawu, kabupaten Tasikmalaya. Tidak hanya kampung Cireundeu yang memegang teguh leluhur, Kampung Naga pun demikian.
Di mana para masyarakat di desa ini terkenal memegang teguh adat istiadat leluhu. Mereka menolak adanya modernisasi yang dianggap dapat merusak tradisi desanya.
Kampung naga terkenal seram meskipun terletak di kota santri, kultur mistis masih terasa dengan kental di Tasikmalaya. Salah satu daerah di Jawa Barat ini memang tidak dipungkiri memiliki tempat seram yang terkenal horor yang beredar mulut ke mulut.