Kisah Mualaf Betty Hewitt, Gara-gara Pertemuan dengan Pria Mesir

Ilustrasi wanita muslim/wanita berhijab.
Ilustrasi wanita muslim/wanita berhijab.
Sumber :
  • Freepik/rawpixel.com

VIVA – Seorang biarawati memutuskan untuk menjadi seorang Mualaf. Dia adalah Betty Hewitt kisah perjalanannya masuk Islam berawal dari sebuah pertanyaan.

Mengutip tayangan YouTube Cahaya Al Hidayah, perjalanan biarawati Mualaf Hewitt masuk Islam tidak pernah terlintas dalam pikirannya. Dimana dia dibesarkan dari keluarga katolik yang taat dan tumbuh besar di lingkungan yang beragama katolik. 

Selain tumbuh di lingkungan Katolik, Betty Hewitt di masa kecilnya selalu diisi dengan komunitas kudus, pengakuan dosa, rosario, santo, hymne, air suci, medali yang diberkati,relik, Maria, Paus dan salib.

Dia berasal dari paroki san maha kudus, dengan gelar sarjana bahasa Inggris dan master Teologi pernah  mengajar di sekolah-sekolah Paroki di sekitar Keuskupan Agung Philadelphia, Keuskupan Chamdend Maryland, dan pada tahun 1980 tepatnya di bulan April ia mengajar di sekolah Paroki Fransiskus De Roasisi di Dermayon.

Perjalanannya masuk Islam berwal dari perkenalannya dengan seorang pria Muslim asal Mesir, Mohsen Moh Ali yang merupakan Muslim pertama yang dijumpai dalam hidupnya.

Hewitt tak menyadari pertemuannya dengan Ali akan mengubah semua pandangannya pada agama yang diyakini, dia juga tidak menyadari Ali akan menjadi suaminya. Pertemuan mereka terus berlanjut sampai akhirnya menikah setelah dua tahun pertemuan mereka.

Meski sudah menikah Hewitt tidak pernah berfikir pindah agama, mereka menjalani hidup dengan kepercayaannya masing-masing. Pada tahun 2006 merupakan momen yang paling terpenting, karena di tahun inilah yang mengubah pandangannya terhadap agama Kristen ke Islam.