Mengenal Gopnik, ‘Jamet’ dari Rusia

Gopnik
Sumber :
  • weirdworldwire.com

Ciri-ciri Gopnik

img_title Impor Minyak Tahap Kedua dari Rusia Sudah Berjalan, Bahlil: Demi Kepentingan Rakyat!

Gopnik

Photo :
  • Wikimedia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan Gopnik cukup mudah dikenali. Pada umumnya mereka berkumpul sambil jongkok dengan berpakaian jaket dan celana dari brand asal Jerman Adidas, dilengkapi oleh topi newsboy, aksesoris emas imitasi, serta sepatu pantofel.

img_title Kilang Minyak Diserang, Warga Rusia Beralih ke Mobil Listrik

Ada alasan tersendiri mengapa Gopnik berjongkok saat berkumpul. Kondisi ini disebabkan jumlah kursi atau bangku yang sedikit di tempat mereka berkumpul. Jika mereka duduk langsung menyentuh tanah, permukaan terlalu dingin atau takut celana menjadi kotor.

Di sisi pakaian, para Gopnik mengenakan merek Adidas berlatar belakang sejarah. Pada tahun 1980 ketika Uni Soviet menjadi tuan rumah olimpiade musim panas, pakaian resmi tim Uni Soviet saat itu disponsori oleh Adidas. 

img_title Soal 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Yusril: Informasi Sepihak dari Ukraina, Belum Tentu Benar

Gaya klasik khas Adidas yaitu milik dua atau tiga garis di pinggir pakaian dianggap kece oleh masyarakat. Dari situlah pakaian Adidas menjadi tren di Uni Soviet. Walaupun olimpiade sudah lama berlalu, tren pakaian Adidas masih terus digandrungi oleh semua kalangan di sana sehingga mudah didapatkan. Begitu pula dengan para Gopnik. 

Mempunyai jenis musik sendiri

Gopnik

Photo :
  • Dragosslavu/Wikimedia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya gaya berkumpul dan pakaian, Gopnik pun mempunyai genre musik yang lekat dengan mereka yakni aliran hardbass. Jenis musik satu ini masih cabang dari EDM dengan hentakan cepat dan berulang-ulang. Musik hardbass cenderung mengandung lirik bersifat repetitif dan tak memiliki arti. Sebab pada dasarnya hardbass diciptakan hanya untuk bersenang-senang.

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarusia, Jose Antonio Morato Tavares (kanan)

Puluhan WNI Jadi Korban, Dubes RI di Moskow Bongkar Modus Jebakan Tentara Bayaran di Rusia

Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Belarusia, Jose Antonio Morato Tavares, mengimbau masyarakat Indonesia agar waspada terhadap jebakan kontrak tentara bayaran di Rusia.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut