Cegah Kutu Air dan Penyakit Saat Banjir, Lakukan Ini

Anak-anak desa di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan yang terdampak bencana banjir, Selasa (7/3/2017)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Aji YK

VIVA – Menjalani gaya hidup sehat dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari yang sederhana. Sebagai langkah membangun negeri dari aspek kesehatan, program Ayo Hidup Sehat tvOne menggelar edisi khusus ulang tahun ke-10, dengan mengunjungi daerah yang terkena banjir.

KPU DKI Sudah Antisipasi Banjir saat Proses Pemungutan Suara Pilgub 2024

Berdasarkan pantauan dr. Haekal Anshari, M. Biomed, yang saat itu bertugas ke lokasi, terdapat beberapa warga yang membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir, tanpa mengenakan pelindung diri yang memadai. Misalnya, ibu Silvi. Ia tertangkap kamera sedang mencuci lantai di depan rumahnya, dengan telanjang kaki. Padahal lingkungan di sekitarnya tampak kotor.

Membersihkan rumah bekas banjir tanpa membentengi diri dengan peralatan yang memadai dapat menimbulkan risiko infeksi dari kuman dan bakteri, terutama penyebab penyakit kulit. Benar saja, ketika dr. Haekal beredar menjumpai warga lainnya, ia terjumpa dengan seorang ibu yang mengeluh kakinya kutu air.

VIDEO: Diet Sebabkan Kulit Kusam dan Rambut Rontok, Ini Penjelasannya

"Nah, kutu air ini berarti kakinya terkena infeksi kulit," kata dr. Haekal.

Bisa Bantu Kurangi Risiko COVID-19, Ini 3 Cara Dapatkan Vitamin D

Selain itu, sistem perncernaan juga bisa terganggu, misalnya kena diare, jika memiliki kebiasaan lupa mencuci tangan, atau cara cuci tangan yang tidak tepat.  

Supaya terhindar dari ancaman penyakit saat membersihkan rumah dari sisa banjir, berikut ini panduan lengkap yang disampaikan dr. Haekal.

1. Harus memakai sepatu tertutup, seperti sepatu boot. Tak hanya melindungi kaki dari kuman dan bakteri, tapi juga supaya terhindar dari benda tajam yang mungkin ada sekitar.

Yang harus diperhatikan sebelum mengenakan sepatu adalah pastikan kaki kering dan bersih.

2. Menggunakan sarung tangan. Risiko yang mengancam jika tak memakai sarung tangan adalah rentan terkena diare. Karena kuman mudah menempel di tangan. Apalagi jika lupa mencuci tangan lalu menyentuh makanan.

3. Gunakan masker agar terlindung dari infeksi kuman yang tersebar di udara. Lingkungan kotor menyebabkan bakteri dan virus mengkontaminasi udara.

4. Untuk membersihkan lantai, gunakan cairan desinfektan dan sikat.

5. Setelah bersih-bersih, jangan lupa cuci tangan dengan cara yang tepat, yaitu:
- Basuh tangan dengan air, gunakan sabun antiseptik
- Bersihkan sela-sela jari, serta seluruh permukaan dan punggung tangan.
- Bilas dengan air mengalir
- Keringkan dengan tisu. Setelah kering baru boleh menyentuh makanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya