Terapi Insulin Bikin Gemuk?

Ilustrasi pengecekan diabetes.
Sumber :
  • Pixabay/TesaPhotography

VIVA – Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara efektif. Insulin merupakan hormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah.

img_title Jangan Hanya Tahu Angkanya, Gula Darah Juga Perlu Dikendalikan

Penyakit ini pun disebut-sebut sebagai silent killer lantaran satu dari dua orang yang menyandang diabetes tidak terdiagnosis dan tidak menyadari apabila mereka terkena diabetes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diabetes hingga kini tidak dapat disembuhkan. Namun para penderitanya bisa menjalani pengobatan, salah satunya dengan terapi insulin. Terapi ini dapat membantu mencapai kadar gula darah sesuai target. Meski membantu mengontrol kadar gula dalam tubuh, ternyata insulin bisa menyebabkan bobot tubuh bertambah.

img_title Penyakit Ginjal Sudah Ditemukan pada Usia 15 Tahun, Cek 7 Tanda yang Tak Boleh Diabaikan!

Prof. Dr.dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FACE menjelaskan bahwa insulin memang dapat menyebabkan bobot tubuh bertambah. Hal ini lantaran insulin merupakan jenis hormon anabolik yang merangsang pertumbuhan sel, lemak dan protein dalam tubuh.

gejala-gejala diabetes

img_title Merasa Sehat di Usia 40? Waspadai Deretan Penyakit yang Bisa Muncul Tanpa Gejala

"Orang suntik insulin berat badannya akan naik. Kalau orang yang diabetes umumnya akan kurus karena tidak terkontrol, semua terbuang melalui kencing," kata dia saat ditemui di Kawasan Kebayoran Jakarta Selatan, Selasa, 13 November 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, seseorang yang memang menjalani terapi insulin dari yang kurus kemudian mengalami kenaikan berat badan adalah sebuah hal yang baik. Walaupun gemuk, kata dia, kenaikan berat badan akibat suntik insulin tetap pada batasnya.

"Seseorang yang melakukan terapi insulin angka harapan hidupnya lebih tinggi dan kualitas hidupnya membaik,” ucapnya.

Ilustrasi diabetes

Diabetes Tak Lagi Menyerang Usia Lanjut: 20,4 Juta Orang Indonesia Terdampak

Penyakit diabetes yang selama ini kerap dikaitkan dengan kelompok usia lanjut tersebut semakin banyak ditemukan pada usia produktif. Apa saja faktor penyebabnya?

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut