Minum Kopi Campur Mentega Bikin Langsing, Benarkah?

Ilustrasi secangkir kopi panas.
Sumber :
  • Pexels

VIVA –Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kopi secara efektif mampu menurunkan berat badan. Hal ini karena senyawa kafein yang terdapat dalam kopi dapat tingkatkan metabolisme tubuh sehingga dapat membakar kalori.

img_title Dongkrak Daya Saing dan Perluas Pasar Ekspor, Pemerintah Pacu Hilirisasi Perkebunan Kopi

Belum ada penelitian 'sahih' yang membuktikannya, belum lama ini justru muncul eksperimen lain dari para pelaku diet. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demi menurunkan berat badan, pelaku diet keto meyakini bahwa mengonsumsi kopi dengan menambahkan mentega atau minyak kelapa sebagai pengganti krimer dan susu secara efektif mampu menurunkan berta badan.

img_title Dari Aceh hingga Papua, Ini Kekayaan Kopi Indonesia yang Tak Banyak Diketahui

Dilansir laman Reader Digest, para pelaku diet keto mengatakan bahwa lemak jenuh seperti mentega dan minyak kelapa mampu membantu mereka merasa kenyang lebih lama.

Ternyata konsep ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu ketika pengusaha Silicon Valley, Dave Asprey, minum teh dengan mentega di Tibet, lalu kembali ke Amerika Serikat dan meluncurkan perusahaan bernama Bulletproof.

img_title Kopi Jadi Andalan di Tanah Air, Produksinya Capai 7 Persen dari Dunia

Belakangan perusahaan ini memproduksi berbagai jenis kopi, energi bar, hingga suplemen yang dibangun atas konsep tersebut.

"Orang-orang yang memiliki kopi untuk sarapan tidak peduli dengan makanan sampai setelah makan siang," kata Asprey kepada Wall Street Journal.

Namun, seorang profesor asosiasi nutrisi klinis di Boston University kepada New York Times, Joan Salge Blake pun merasa aneh dengan konsep itu.

"Ini bukan sarapan para juara. Apakah itu memiliki efek jangka panjang pada manajemen berat badan masih harus dilihat," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seorang direktur Cleveland Clinic Centre for Functional Medicine, Mark Hyman, membenarkan konsep yang diterapkan oleh penganut diet keto tersebut. Dia mengatakan kopi mengandung minyak trigliserida rantai menengah atau minyak MCT, yang dapat membantu orang merasa lebih kenyang (seperti lemak lainnya).

"Tubuh bisa memecah lemak ini lebih cepat, dan membuatnya tidak mungkin disimpan sebagai lemak di tubuh," kata dia.

Ilustrasi kopi

Australia Jadi Pasar Kopi RI, Nilai Ekspor Rp10 Triliun Dibidik dalam 3 Tahun

Ekspor kopi Indonesia ke Australia ditargetkan mencapai Rp10 triliun selama tiga tahun. Kegiatan ini melibatkan petani kopi, peternak sapi, dan UMKM dalam rantai pasok.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut