Aman Terhindar dari Asam Urat dengan Cara Ini

Ilustrasi nyeri asam urat.
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VIVA – Asam urat merupakan penyakit yang disebabkan karena mengkonsumsi zat purin, secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat. Jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan, sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian.

img_title Picu Nyeri Hebat, Dua Bahan Alami Ini Ternyata Bisa Bantu Kelola Asam Urat

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2013, penderita asam urat pun meningkat, yakni 24,7 persen dari total jumlah penduduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari data itu juga diketahui bahwa Nusa Tenggara Timur, merupakan daerah dengan tinggi penderita asam urat yakni 33,1 persen, disusul Jawa Barat di posisi kedua sebesar 32,1 persen, dan Bali berada di posisi ketiga sebesar 30 persen.

img_title Alasan Penyakit Asam Urat Sering Tak Disadari, Padahal Sebabkan Nyeri Hebat di Sendi

Dari data diketahui bahwa Indonesia merupakan negara tertinggi keempat dengan penderita asam urat tertinggi di dunia, yakni sebesar 81 persen dari populasi. Adapun populasi didominasi oleh pria di bawah 35 tahun ke bawah sebesar 35 persen.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Yongki Driatmoko, Sp. PD. MKEs dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Selasa 5 Fabruari 2019, menjelaskan bahwa untuk menghindari terjadinya asam urat adalah sebagai berikut:

img_title Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan untuk Membuat Ginjal dan Asam Urat Sehat?

1. Berolahraga

Melakukan olahraga secara teratur sebanyak 3-4 kali dalam seminggu. Yongki menyebut bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah di pagi hari mulai dari pukul 06.00 hingga 08.00.

2. Rutin mengonsumsi air mineral

Yongki menyebut, seseorang harus rutin mengonsumsi air mineral sebanyak dua liter dalam sehari atau sebanyak delapan gelas air.

3. Hindari makanan yang tinggi akan purin

Penting untuk mengatur makanan dengan tidak mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi bagi mereka yang memiliki risiko asam urat.

“Hindari mengonsumsi jeroan, seafood, dan daging merah. Untuk sayuran, ada bayam, asparagus, kol, dan jamur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kendalikan stres

Penting kata Yongki untuk mengendalikan stres pada diri. (asp)

Ilustrasi Tempe

Benarkah Pengidap Asam Urat Tidak Bole Makan Tempe dan Tahu? Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar

Anggapan bahwa asam urat hanya diderita oleh orang tua tampaknya sudah mulai bergeser. Banyak orang terlanjur menyalahkan kacang-kacangan sebagai biang keladi

img_title
VIVA.co.id
12 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut