Benarkah Jamu Efektif Cegah Penyakit?

Ilustrasi jamu.
Sumber :
  • pixabay/Ajale

VIVA – Khasiat jamu sebagai pengobatan tradisional telah dipercaya mampu mengobati sejumlah masalah kesehatan. Konsumsi jamu sendiri, juga telah banyak dilakukan secara turun menurun. Tetapi, benarkah jamu bisa mencegah terjadinya penyakit. 

img_title BPOM Bawa Jamu Naik Kelas Jadi Obat Herbal Terstandar, Siap Tembus Pasar AS

Direktur Kesehatan Tradisional, Kemenkes, dr. Ina Rosalina, Sp.A(K) mengatakan bahwa jamu memang efektif untuk menangkal penyakit. Selain itu, meminum jamu juga tergolong mudah dan murah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

''Minum jamu adalah cara murah mencegah berbagai penyakit dan itu sudah biasa dilakukan oleh masyarakat,'' kata Ina dalam siaran pers yang diterima VIVA, Jumat 15 Februari 2019.

img_title Media Asing Soroti 5 Minuman Tradisional Indonesia Ampuh Mencerahkan Kulit, Nomor 3 Jarang yang Tahu!

Namun, tambah Ina, masyarakat juga perlu memperhatikan jenis jamu yang akan dikonsumsi. Sebab, ada beberapa orang yang alergi dengan jenis jamu tertentu. Akibatnya, Ina mencontohkan, jika minum salah satu jenis jamu, efek yang langsung dirasa adalah sakit perut.

Namun, jamu merupakan bagian dari obat herbal. Intinya, dengan mengonsumsi obat herbal dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

img_title Ibas Yudhoyono: Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan hingga Pemberdayaan UMKM

Khasiat dengan sering mengonsumsi jamu adalah membantu revitalisasi tubuh, sehingga tubuh menjadi sehat. Contohnya pegagan, jenis herbal itu dapat melancarkan peredaran darah ke otak sehingga dapat mencegah kepikunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia memiliki berbagai jenis tanaman herbal, bahkan bisa dipromosikan di skala internasional sebagai negara pemanfaat tanaman herbal untuk mencegah penyakit.

''Kita (Kemenkes) bekerja secara promotif preventif. Pencegahannya bisa dilakukan dengan mudah dan murah dengan cara tradisional dan terampil seperti minum jamu dan akupresur,'' kata Ina. (asp)

Jamu kunyit asam

Jamu Tak Lagi Kuno, Trennya Kini 'Mewabah' ke Gen Z

Mengonsumsi jamu mungkin identik dengan generasi X atau milenial. Namun siapa sangka belakangan hype konsumsi jamu menjamur di kalangan gen Z. Baca selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
5 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut