Menguak Manfaat Tersembunyi Jagung untuk Kesehatan

Jagung
Sumber :
  • Pixabay/Beverly Buckley

VIVA – Jagung menjadi salah satu bahan makanan yang mudah didapatkan dan disukai masyarakat Indonesia. Itu karena jagung bisa diolah menjadi berbagai macam olahan masakan, seperti direbus, dipanggang atau ditumis.

img_title Hadapi El Nino, 7.000 Petani Jagung Bersama Bayer Sukses Tingkatkan Panen hingga 15 Persen

Tak cuma diolah sebagai camilan atau pendamping masakan, jagung juga dijadikan bahan makanan pokok di beberapa negara. Selain mengenyangkan dan enak, jagung ternyata juga memiliki manfaat untuk kesehatan bila diolah dengan tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spesialis gizi klinis, dr Marya W Haryono, MGizi, SpGK mengatakan, jagung memiliki antioksidan tinggi yang bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh. "Di dalam jagung tinggi sekali antioksidannya, yang bisa melindungi dari kanker dan jantung," kata dia dalam acara Ayo Hidup Sehat di tvOne, Rabu, 27 Februari 2019.

img_title Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi, Pemerintah Kerja Samakan 10.000 Hektare Lahan untuk Budi Daya Jagung

Apalagi jika jagung dimasak, maka zat antioksidannya akan semakin aktif. Selain mengandung zat antioksidan, jagung juga tinggi dengan karbohidrat yang bisa menjadi pengganti makanan pokok seperti nasi. Jagung juga mengandung mikronutrien dan asam folat yang dibutuhkan ibu pada awal masa kehamilan.  

Dalam jagung juga ada lutein yang baik untuk kesehatan mata, terutama bagi orangtua yang sering mengalami gangguan penglihatan. Kandungan serat yang tinggi dalam jagung juga baik untuk mereka yang sedang menjalani program diet.

img_title Tak Hanya Urus Keamanan, Polisi Riau Punya Jurus Baru Perkuat Ketahanan Pangan

"Nutrisi utama jagung adalah karbohidrat kompleks yang seratnya banyak, sehingga digunakan orang yang mau diet karena makan sedikit, tapi kenyangnya tahan lama," ujar Marya.  

Jagung di sayur bayam

Adapun kalori dalam jagung pun terbilang rendah, sehingga tidak akan membuat orang yang mengonsumsinya menjadi gemuk. Pengecualian jika jagung yang dikonsumsi dicampur dengan bahan lain seperti keju, susu, mentega, karamel, maka bisa membuat gemuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, dia menyarankan supaya jagung memberikan manfaat untuk kesehatan, maka perhatikan mengonsumsi dan cara pengolahannya. Ingat, jangan terlalu mengonsumsi jagung secara berlebihan atau hanya jagung tanpa variasi makanan lain karena berisko menyebakan kekurangan nutrisi tertentu.

"Jagung bisa jadi bahan pengganti nasi dan sumber energi tapi hati-hati, jangan mengolahnya jadi popcorn, marning, sereal. Jagung baiknya direbus," saran dia. (tsy)

Mentan Amran dalam pertemuan bersama perwakilan peternak, koperasi, dan asosiasi.

Mentan Amran Percepat Penyaluran SPHP Jagung, Peternak Lebih Mudah Akses Pakan

Mentan menegaskan, penyaluran SPHP jagung merupakan langkah konkret pemerintah untuk menjawab keluhan peternak terkait mahalnya pakan dan terbatasnya pasokan jagung.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut