Cara Membedakan Kram Perut saat Menstruasi dan Hamil

Sakit perut.
Sumber :
  • inmagine.com

VIVA – Ketika mendekati tanggal menstruasi biasanya ada gejala tertentu seperti pegal, lemas hingga kram perut. Namun bagi wanita yang telah aktif secara seksual kram perut juga bisa jadi gejala kehamilan. 

img_title 5 Hal tentang Menstruasi yang Harus Dipahami Para Gadis: Siklus hingga Atasi Rasa Sakit

Gejala kehamilan dan menstruasi seringkali sama. Namun ada beberapa hal yang bisa Anda jadikan ciri khas. Dilansir laman Health, berikut ini cara membedakan kram perut saat haid dan hamil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Waktu kram perut

img_title Bukan Cuma Cuci Tangan, Kemenkes Ungkap 5 Kebiasaan Sehat yang Wajib Ditanamkan pada Anak Sejak Dini

Kram perut haid dirasakan menjelang menstruasi atau setelah menstruasi sedangkan pada kehamilan terjadi sewaktu-waktu setelah berhubungan intim dengan suami. 

Bagi wanita dengan siklus menstruasi yang teratur, hal ini akan mudah untuk dikenali.
 
2. Lama kram perut

img_title Cuaca Panas Ekstrem Diam-diam Bisa Ganggu Siklus Menstruasi, Kok Bisa?

Kram perut menjelang haid dirasakan menjelang haid sampai haid selesai, namun kram perut hamil dirasakan dalam waktu yang cukup lama.
 
4. Gejala yang mengikuti

Beberapa gejala yang menyertai kram perut haid yaitu nyeri payudara, jerawat, perubahan suasana hati (mood), sakit punggung, sulit konsentrasi, lelah, pusing, tekanan pada panggul. 

Sementara pada kram perut kehamilan didapatkan gejala berupa telat datang bulan, ngidam makanan tertentu, suhu tubuh meningkat, mudah lelah, perubahan mood, morning sickness (mual muntah), kembung, sembelit, perubahan ukuran payudara, payudara menjadi lebih sensitif dan sering buang air besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kram perut hanya tanda dugaan kehamilan dan belum tentu menandakan kehamilan. Maka untuk dapat memastikan apakah keluhan yang Anda rasakan apakah memang hamil atau bukan, disarankan segera periksa ke dokter.

Dokter akan menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan keluhan Anda, melakukan pemeriksaan fisik dan jika diperlukan dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, USG, hingga tes kehamilan.

Ilustrasi pria mandul.

Data Kemenkes Ungkap 6 Juta Pasangan Usia Subur Alami Infertilitas! Bukan Cuma Istri, Suami Juga Perlu Diperiksa

Di Indonesia, infertilitas diperkirakan dialami oleh sekitar 10–15 persen pasangan usia subur. Berdasarkan artikel Kementerian Kesehatan RI yang diterbitkan 23 Mei 2022.

img_title
VIVA.co.id
6 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut