Manfaat Pil KB, Bisa Kurangi Risiko Kanker

Ilustrasi Pil KB
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VIVA – Bagi pasangan suami istri (pasutri) yang merencanakan kehamilan, dan membutuhkan alat kontrasepsi, banyak pilihan dan metode kontrasepsi yang bisa digunakan. Misalnya hormonal, non hormonal, atau alami dengan menghitung masa subur bagi yang memiliki menstruasi teratur.

img_title Obat Bukan Jadi Kunci Utama Penanganan Kanker, Hal Ini Harus Diperkuat

Biasanya banyak pasutri yang memilih metode hormonal karena praktis dan terjangkau. Metode hormonal misalnya KB suntik, implan, IUD hormonal, kontrasepsi darurat, hingga pil KB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski metode ini efektif, namun banyak pasutri yang menghindari untuk menghindari konsumsi pil KB.

img_title Kapan Terapi Sel Bisa Dipakai untuk Kanker? Dokter Ungkap Tahapan Pengobatannya

"Banyak mitos dan fakta yang beredar seputar pil KB, misalnya konsumsi pil KB bikin gemuk, jerawatan. Padahal sekarang pil KB kualitasnya sudah baik, sudah disempurnakan, jadi keluhan soal itu sudah berkurang. Kalaupun masih ada, itu cocok-cocokan sih ya, biasanya karena memang nggak cocok," ujarnya dalam talkshow bersama Pil KB Andalan FE #AktifTanpaAnemia di Bogor Senin 26 Maret 2019.

Bukan hanya sudah disempurnakan, menurut beberapa jurnal penelitian, penggunaan pil KB justru mampu memberikan proteksi terhadap beberapa penyakit seperti kanker. 

img_title Satu Benjolan, Banyak Kemungkinan: Mengapa Diagnosis Kanker Payudara Tak Bisa Asal Tebak?

Berikut ini manfaat tak terduga pil KB bagi kesehatan.

1. Kurangi risiko kanker rahim
Pil KB kombinasi membantu mengurangi risiko kanker rahim, kanker ovarium, nyeri PMS, melancarkan menstruasi.

2. Efek perlindungan hingga 30 tahun
Menurut Jurnal The Lancet Oncology, efek perlindungan pil KB dalam menurunkan risiko kanker dapat berlanjut hingga 30 tahun setelah konsumsi dihentikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Turunkan risiko kanker endometrium
Poliklinik Hematologi Medik FKUI/RSCM mencatat bahwa konsumsi pil KB rutin selama 5 tahun bisa turunkan risiko kanker endometrium sebesar 24 persen.

4. Bisa cegah anemia
Menurut badan kesehatan dunia WHO dan Johns Hopkins, 40 persen wanita subur di Indonesia menderita anemia. Kini pil KB juga dilengkapi kandungan zat besi yang bisa mencegah anemia.

Ilustrasi kanker/anak pejuang kanker

Deteksi Kanker Bisa Lebih Cepat, Pemindaian Kini Dapat Dilakukan dalam Waktu 9 Menit Saja

Perkembangan teknologi pencitraan membuat pemeriksaan kanker semakin cepat. Salah satunya memungkinkan proses pemindaian dilakukan rata-rata sekitar sembilan menit.

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut