KLB Hepatitis A di Jember Capai 360 Kasus

Ilustrasi penelitian virus Hepatitis
Sumber :
  • www.pixabay.com/Prylaler

VIVA – Kasus Hepatitis A di Jember, Jawa Timur terdata jumlah suspek sebanyak 360 kasus. Hal tersebut diungkap oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Wiendra Waworuntu, terkait status Kejadian Luar Biasa (KLB) hepatitis A.

img_title Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

Dari angka tersebut, sebanyak 105 kasusnya sudah dilakukan cek laboratorium dan dinyatakan positif hepatitis A. "Sampai dengan tanggal 29 Desember 2019, HAV + (konfirmasi lab) 105 kasus," ujarnya kepada VIVA, Selasa 31 Desember 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh Kemenkes, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember mencakup Surveilans ketat, pelacakan dan pencatatan kasus, pengobatan, penyuluhan baik ke warga ponpes, civitas akademika Univ Jember maupun ke penjamah makanan, komunikasi, informasi dan edukasi hepatitis A kepada masyarakat di tempat umum (spanduk, baliho), serta pemeriksaan HAV kepada penjamah makanan di lingkungan kampus.

img_title Kemarau Ekstrem, Ribuan Warga Jember Harus Pilih Air untuk Minum atau Mandi

"Untuk sampel makanan tidak kita periksa, kan kasusnya sudah lama, masa inkubasinya juga rata-rata 28 hari, jadi makanan yang dimakan sudah tidak ada. Jadi yang diperiksa adalah serum dari penjamah makanannya untuk mengetahui apakah mereka pernah sakit sebelumnya atau baru sakit," tambahnya.

Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan berupa adanya bantuan chlorin diffucer; distribusi kaporit, hingga inspeksi sanitasi di lingkungan kampus dan ponpes.

img_title Ngaku Bertemu Allah dan Dicium Nabi, Pria di Jember Dilaporkan Warga ke Polisi

"Hepatitis A ditularkan secara fecal oral, dari tinja atau kotoran yang kemudian mencemari sumber air dan makanan. Untuk hasil pemeriksaan sampel air belum kami terima, karena pemeriksaan sampel air perlu waktu dan perlakuan khusus," ungkapnya.

Sebelumnya, status KLB Hepatitis A ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur sejak Kamis 26 Desember 2019. Disampaikan Bupati Jember Faida, adanya peningkatan kejadian kasus penyakit itu sehingga masyarakat diharapkan selalu waspada.

Seorang pengendara melintas di Toko Emas Murni yang diberi police line oleh Polres Jember setelah kasus perampokan

Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu-Anak Terluka Disabet Celurit, Pelaku Kabur Pakai Mobil Putih

Aksi perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemilik toko berusia 71 tahun dan anaknya mengalami luka setelah diserang.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut