Wajib Tahu, Tips Terhindar Penyakit Pasca Banjir

Banjir Jakarta
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek beberapa hari lalu berisiko menimbulkan sejumlah penyakit. Beberapa di antaranya adalah diare, demam berdarah, hingga Hepatitis A.

img_title Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Menurut Praktisi dan Akademisi Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, FINASIM penyakit tersebut akan meningkat setelah banjir dan musim penghujan. Secara umum, peningkatan kasus penyakit ini didasarkan pada penyebaran 3 kelompok panyakit tersebut yaitu penyebaran melalui makanan dan minuman, penyebaran melalui nyamuk dan penyebaran melalui tikus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anak-anak merupakan kelompok rentan yang mudah terkena penyakit pascabanjir. Coba saja diidentifikasi pada lingkungan kita, terutama yang masih mempunyai anak-anak, berapa kali mereka mengalami gangguan kesehatan dalam musim penghujan dan banjir saat ini," kata Ari dalam keterangan tertulisnya kepada VIVA.

img_title DEN Wanti-Wanti Prabowo soal El Nino dan La Nina, Ini Dampaknya bagi Pangan Indonesia

Untuk itu, ia memberi saran untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir ini. Hal pertama yang harus diperhatikan menurut Ari ialah memastikan konsumsi makanan dan minuman yang higienis. Perhatikan waktu kedaluwarsa dari makanan yang dikonsumsi baik makanan jadi maupun makanan yang dibuat sendiri,

"Diusahakan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan fresh. Cuci tangan pakai sabun atau hand antiseptic, untuk menghindari infeksi usus. Anak-anak harus diajari untuk selalu cuci tangan pakai sabun, tentu orang dewasa harus memberi contoh kapan dan bagaimana mencuci tangan dengan baik," kata Ari

Selain itu, kebersihan lingkungan harus selalu terjaga dan segera bersihkan lokasi pascabanjir dengan menggunakan antiseptik dan tetap memperhatikan pelindung diri bagi orang yang bertugas membersihkan kotoran, khususnya lumpur pascabanjir tersebut. Pelindung diri meliputi masker, sarung tangan dan memakai sepatu boot. Hindari luka yang dapat berpotensi masuknya kuman.

"Untuk anak-anak dan orang tua berikan suplemen yang berisi multivitamin dan mineral apabila terjadi keterbatasan makanan dan minuman dengan zat gizi yang lengkap yang bisa dikonsumsi sehari-hari akibat rumah dan lingkungan terkena banjir," ujar Ari. 

img_title Di Hari Ulang Tahun Prabowo ke-75, Jokowi Mendoakan Kesehatan Presiden

Lebih jauh, perlu juga untuk menyetok obat-obat sederhana, obat penurun panas, obat antidiare, obat sakit kepala dan oralit. Di samping itu, anak-anak harus dicegah untuk tidak bermain-main di air banjir, baik karena potensi gangguan kesehatan maupun risiko terbawa arus atau tenggelam pada air banjir.

"Tujuan dari tindakan ini semua tentunya untuk mencegah agar kita semua terhindar dari penyakit pascabanjir yang sewaktu-waktu bisa mengenai siapa saja terutama anak-anak kita," kata dia.

Warga melintasi ruas jalan terendam banjir di Aceh Selatan, Minggu (25/10/2026).

Banjir dan Longsor Terjang Aceh Selatan, 4 Desa Terendam, Jalan Nasional Terdampak

Banjir merendam empat gampong di Aceh Selatan akibat hujan lebat sejak 24 Oktober. Air mencapai sepaha orang dewasa, sementara longsor terjadi di dua titik jalan.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut