Ini Alasan Kamu Gak Perlu Panik di Tengah Wabah Virus Corona

Pakai masker sebagai antisipasi wabah Virus Corona.
Pakai masker sebagai antisipasi wabah Virus Corona.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

VIVA – Dua WNI asal Depok yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19 membuat sebagian masyarakat Indonesia panik. Di hari yang sama, berbagai produk masker, sabun cuci tangan dan hand sanitizer ludes di mana-mana.

Banyak pula yang memborong supermarket untuk membeli bahan kebutuhan pokok untuk berjaga-jaga.

Kepanikan masyarakat sebenarnya bisa dimengerti karena kasus virus corona yang telah lebih dulu melanda sejumlah negara tetangga. Namun, ada baiknya Kamu tidak panik, apalagi sampai panic buying.

Cukup waspada dan menjaga kesehatan tubuh, karena ternyata virus corona tak se-mematikan yang Kamu kira, seperti diungkapkan oleh Pakar Virus Lembaga Eijkman, Prof. dr. Amin Soebandrio.

"Kalau kita lihat dari keseluruhan kejadian corona, kita bisa melihat bahwa tidak semua orang yang terpapar itu sakit. Dan orang yang sakit pun tidak semuanya berat. Yang berat, tak semuanya meninggal," ujar Amin saat hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa, 3 Maret 2020.

Sekadar informasi, dilansir dari laman Worldometers.info, Selasa, 3 Maret 2020, hingga berita ini ditulis, kasus virus corona di seluruh dunia mencapai 92.321 kasus dan angka kematiannya sebanyak 3.137 orang atau hanya sekitar 3,4 persen.

Amin juga menambahkan kalau sebagian besar pasien virus corona sembuh dengan sendiri. Menurutnya, orang dengan virus corona yang tidak memiliki gejala, berarti virusnya tidak berkembang di tubuhnya, sehingga potensi menularnya tidak besar.