3 Hal Ini Tingkatkan Risiko Terinfeksi Ulang COVID-19
- Freepik/Harryarts
VIVA – Meskipun pasien yang telah sembuh dari virus corona atau COVID-19 memiliki antibodi pasca terinfeksi, namun kita tidak benar-benar tahu berapa lama antibodi tersebut akan bertahan. Faktanya, gagal mengambil langkah-langkah pencegahan, bisa meningkatkan risiko tertular lagi.
Meskipun hanya ada sedikit bukti klinis mengenai seseorang yang bisa tertular COVID-19 lagi, namun para ilmuwan mengatakan, ada banyak arti dari apa yang dimaksud dengan infeksi ulang, yang membuat kita memahami mengapa hal ini bisa terjadi.
Baca Juga: Mobilitas Penduduk Tinggi, Awas Penyebaran COVID-19 saat Libur Panjang
Kemungkinan alasan untuk ini adalah, setelah seseorang sembuh dari infeksi, viral load dalam tubuh berkurang. Dalam beberapa kasus, pasien yang sembuh dapat terus memiliki tingkat virus yang rendah di dalam tubuh, dan karenanya, membuat mereka cenderung menunjukkan gejala dan terinfeksi kembali.
Kedua, meskipun antibodi benar-benar berkembang, mereka mungkin tidak memberikan kekebalan seumur hidup. Hasil penelitian menunjukkan, antibodi dapat mulai berkurang pada pasien yang pulih antara 3-9 minggu setelah sembuh.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga diri tetap terlindungi dan melakukan pencegahan yang sama seperti sebelum terkena COVID-19. Berikut tiga faktor yang dapat membuat Kamu berisiko tertular COVID-19 lagi, dilansir dari Times of India, Kamis, 22 Oktober 2020.
1. Tidak menggunakan masker
Bukan berarti pernah tertular COVID-19, membuatmu bebas berkeliaran tanpa masker. Masker dapat melindungi kita dari kuman dan virus yang mungkin ditularkan melalui droplets. Selain itu, menjaga kebersihan masker juga sangat penting.
Hal yang sama juga berlaku untuk menjaga jarak. Jalankan protokol kesehatan, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta menjaga kebersihan, seperti yang Kamu lakukan sebelumnya. Setelah dinyatakan negatif COVID-19, batasi dulu dari lingkungan sekitar.
Jaga diri kamu agar tidak terpapar orang di luar rumah setidaknya 10 hari. Bahkan setelah masa isolasi berakhir, tunggu sampai periode penting ini berakhir, sebelum Lamu mulai berbaur kembali dengan masyarakat.
2. Tidak mengikuti pengobatan dengan benar
Mengandalkan antibodi setelah terpapar COVID-19 saja tidak akan melindungimu dari infeksi ulang virus corona. Sangat penting untuk mengambil langkah-langkah untuk membangun kekebalan yang kuat dan mengikuti diet yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan dan stamina.