Es Krim China Terkontaminasi COVID-19

Ilustrasi es krim
Ilustrasi es krim
Sumber :
  • Youtube

VIVA – Es krim di China ditemukan terkontaminasi COVID-19. Tiga sampel dinyatakan positif terinfeksi virus itu. Sampel telah dikirim ke pusat pengendalian penyakit (CDC) awal pekan ini dan investigasi pun telah diluncurkan

Otoritas anti-epidemi di utara Kota Tianjin kini tengah melacak orang-orang yang mungkin pernah melakukan kontak dengan es krim itu. Diketahui, es krim yang diproduksi oleh Perusahaan Makanan Daqiaodao Tianjin, dan semua produk di perusahaan tersebut sekarang telah disegel dan disimpan. 

Dikutip dari laman Daily Star dari laporan SkyNews, penyelidikan awal menunjukkan perusahaan memproduksi es krim menggunakan bahan dari Selandia Baru dan bubuk whey yang diimpor dari Ukraina. Dari 2.747 kotak es krim yang berpotensi terinfeksi yang memasuki pasar, hanya 935 kotak yang berada di Tianjin, dengan 65 kotak terjual.

Siapapun yang meyakini bahwa mereka mungkin telah membeli produk tersebut, harus melaporkan kesehatan dan keberadaan mereka. Otoritas regulasi pasar di provinsi lain tempat es krim dikirim juga sudah diinformasikan sehingga bisa dilacak.

Perusahaan es krim itu sekarang mengikuti panduan dari Pusat Pengendalian Penyakit Tianjin yang menyarankan mereka untuk ditempatkan di bawah karantina. Seluruh 1.662 karyawan sekarang diisolasi dan menjalani pengujian asam nukleat.

Ahli virologi Universitas Leeds, Dr Stephen Griffin, mengatakan bahwa kabar itu sebaiknya tak memicu kepanikan. Menurutnya, tim investigas pasti akan segera mengetahui penyebab kontaminasi itu. 

"Sepertinya ini berasal dari seseorang, dan tanpa mengetahui detailnya, saya pikir ini mungkin saja. Tentu saja, semua tingkat kontaminasi tidak dapat diterima dan selalu memprihatinkan, tetapi kemungkinan besar ini adalah akibat dari masalah dengan pabrik produksi dan berpotensi turun ke kebersihan di pabrik," jelas Stephen.

"Tapi, kita tidak perlu panik bahwa setiap es krim tiba-tiba akan terkontaminasi virus corona," terangnya.