Kini Muncul COVID Toes, Apa Itu?

ilustrasi ancaman Virus Corona COVID-19.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Pandemi COVID-19 sudah setahun melanda dunia. Selama setahun ini diketahui virus yang diduga berasal dari pasar hewan di Wuhan China ini menunjukkan sejumlah gejala baru.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Bukan hanya demam, nyeri dada dan sakit tenggorokan saja. Sejumlah gejala baru juga dilaporkan, salah satunya adalah COVID toes atau jari kaki COVID.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penelitian, COVID toes atau jari kaki COVID, tanda peradangan tidak memengaruhi setiap orang yang dinyatakan positif COVID-19, tetapi ada beberapa orang yang lebih rentan terhadap bahayanya.  

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Lantas seperti apa gejalanya? Dilansir dari laman Times of India, sejumlah orang yang terpapar COVID-19 melaporkan menderita rasa sakit yang tidak biasa dan perubahan warna di sekitar pinggiran jari kaki atau jari. Toes COVID masih merupakan gejala yang relatif baru.  Mungkin ada lebih dari satu alasan mengapa hal ini terjadi.

Virus diketahui berdampak pada tubuh dalam banyak cara dan semakin cepat menyebar, semakin besar risiko kerusakan. Salah satu dampaknya pada kulit Anda adalah dengan menyebabkan peradangan dan lesi meluas, yang dapat menyebabkan benjolan, pembengkakan, dan ruam.  

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Berdasarkan beberapa penelitian, hampir 1 dari 6 pasien yang didiagnosis COVID-19 menderita masalah kulit terutama terlihat pada anak-anak, yang tidak selalu menunjukkan gejala sama seperti orang dewasa.

Beberapa ahli juga merasa bahwa COVID pada jari kaki dan ruam kulit bisa jadi merupakan reaksi yang mungkin terjadi oleh sistem kekebalan tubuh. Sebagai respons terhadap virus, yang jarang dapat menyebabkan pembuluh darah mikro membeku dan bahkan membengkak. Pembuluh darah dan kapiler juga bisa 'pecah', yang mengakibatkan kemerahan di permukaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bukti dan penyebab yang meyakinkan hanya dapat ditentukan setelah ahli dapat mengumpulkan cukup bukti tentang hal yang sama.

Secara garis besar, mengalami COVID pada jari kaki bisa menjadi pengalaman yang menyakitkan. Gejala ini juga dapat menyebabkan kemungkinan reaksi antara lain, perubahan warna di dalam dan di sekitar jari kaki, teksturnya lembut dan menimbulkan nyeri, adanya lecet dan kemerahan, muncul benjolan pada kulit yang menyerupai radang dingin atau luka putih, hingga jari kaki gatal menyebabkan gesekan yang menyulitkan seseorang untuk memakai alas kaki tertutup.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut