Jangan Contoh Rachel Vennya, Kemenkes Imbau Wajib Karantina COVID-19

Rachel Vennya.
Rachel Vennya.
Sumber :
  • Instagram @rachelvennya

VIVA – Selebgram Rachel Vennya akhirnya memenuhi panggilan pihak kepolisian akibat tak menjalani karantina COVID-19 di RS Wisma Atlet usai pulang dari Amerika Serikat.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut bahwa karantina wajib dilakukan, untuk mencegah penularan varian baru COVID-19 yang berpotensi pada gelombang ketiga pandemi.

"Prinsipnya tetap prokes untuk kemudian kita bisa memastikan bahwa bisa terlindungi maupun cegah gelombang ketiga. Situasi aman saat ini, orang sering berpindah cenderung prokes kurang ketat. (Untuk itu) cegah varian baru masuk dengan perkuatan di pintu-pintu negara (bandara)," ujarnya dalam webinar VIVATalk bertajuk 'Antisipasi Gelombang Ketiga Pandemi COVID-19', Kamis 21 Oktober 2021.

Karantina COVID-19 wajib

Ilustrasi jaga jarak/virus corona/COVID-19.
Photo :
  • Freepik

Ilustrasi jaga jarak/virus corona/COVID-19.

Nadia menyebut saat ini penerbangan internasional ke Indonesia memang sudah dibuka di dua bandar udara, yakni Riau dan Bali. Termasuk WNI yang melakukan perjalanan internasional seperti Rachel Vennya, wajib menjalani karantina selama lima hari.

"Harus bawa hasil PCR, karantina 5 hari. Memiliki hasil 2x PCR negatif, baru dinyatakann bebas karantina dan bisa lakukan aktivitasnya. Kondisi ini untuk memastikan cegah varian baru masuk di negara kita," imbau Nadia.