Waspadai, Gejala Varian COVID-19 Baru Omicron

Ilustrasi COVID-19/virus corona
Ilustrasi COVID-19/virus corona
Sumber :
  • Pixabay/mattthewafflecat

"Gejala mereka sangat berbeda dan sangat ringan dari yang pernah saya tangani sebelumnya," kata Coetzee kepada The Telegraph.

Lebih lanjut, dia kemudian menelepon komite penasihat vaksin Afrika Selatan pada 18 November setelah sebuah keluarga yang terdiri dari empat orang semuanya dinyatakan positif terkena virus dengan gejala termasuk kelelahan ekstrem.

Sejauh ini, dia memiliki dua lusin pasien yang dites positif dan menunjukkan gejala varian baru, dan kebanyakan pria muda. Sekitar setengah dari pasien tidak divaksinasi, katanya.

Tak satu pun dari mereka yang terinfeksi kehilangan indra penciuman atau rasa.

"Ini menyajikan penyakit ringan dengan gejala nyeri otot dan kelelahan selama satu atau dua hari tidak enak badan. Sejauh ini, kami telah mendeteksi bahwa mereka yang terinfeksi tidak mengalami kehilangan indera perasa atau indera penciuman. Selain itu, mereka mengalami sedikit batuk. Tidak ada gejala yang menonjol. Dari mereka yang terinfeksi, beberapa saat ini dirawat di rumah,”" kata Coetzee kepada surat kabar tersebut.

Dia menggambarkan satu "kasus yang sangat menarik" yang melibatkan seorang gadis berusia 6 tahun. Gadis itu kata dia memiliki suhu tubuh dan denyut nadi yang sangat tinggi.

"Saya bertanya-tanya apakah saya harus menerimanya. Tetapi ketika saya menindaklanjuti dua hari kemudian, dia jauh lebih baik,”katanya.