Cegah Mutasi Omicron, Pemerintah Larang Masuk WNA Negara Ini

Menko Marves, Luhut Pandjaitan
Menko Marves, Luhut Pandjaitan
Sumber :
  • Zoom Meeting Kemenkomarves

VIVA – Pemerintah mengambil langkah antisipasi untuk mencegah masuknya varian COVID-19 B.1.1.529 yang diidentifikasi sebagai varian Omicron.

Langkah pengetatan yang diambil oleh pemerintah salah satunya pelarangan masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara yang telah mengkonfirmasi adanya varian omicron ini.

"Untuk menyikapi perkembangan tersebut, pada hari ini pemerintah mengumumkan kebijaksanaan pelarangan masuk untuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara berikut, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Anhola, dan Hong Kong. Kebijakan ini akan segera diberlakukan dalam 1x24 jam," kata  Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam virtual conference, Minggu 28 November 2021.

Selain itu, pemerintah juga memberlakukan kebijakan karantina selama 14 hari bagi WNI yang memiliki riwayat perjalanan dari negara/wilayah Afrika Selatan dan Botswana serta negara yang berdekatan secara geografis seperti Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini dan Lesotho.

Ilustrasi COVID-19/virus corona

Ilustrasi COVID-19/virus corona

Photo :
  • Pixabay/mattthewafflecat

Pemerintah juga, kata Luhut akan meningkatkan karantina bagi WNA dan WNI yang tiba dari luar negeri, di luar dari negara yang masuk daftar tadi menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari.

"Kebijakan Karantina pada poin di atas akan diberlakukan mulai 29 November 2021 pukul 00.01," kata Luhut.

Luhut mengatakan, aturan itu akan diberlakukan selama dua minggu kemudian. Selanjutnya dievaluasi mengikuti perkembangan yang ada.