Antisipasi Varian Omicron, WNA Afrika Dilarang Masuk RI

Ilustrasi COVID-19/virus corona
Ilustrasi COVID-19/virus corona
Sumber :
  • Pixabay/Tumisu

VIVA – Pemerintah menindak cepat adanya varian baru COVID-19 yakni varian Omicron yang saat ini diduga akan menular lebih cepat dibanding varian delta sehingga memicu ancaman gelombang ketiga. Salah satunya dengan larangan warga negara asing (WNA) untuk masuk ke Tanah Air.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi menyebut bahwa varian B.1.1.529 tengah disorot oleh para pakar di dunia. Pertama kali varian ini ditemukan yakni berasal dari Afrika Selatan sehingga RI menutup rapat pintu masuk dari negara tersebut.

"Concern dunia ada varian Omicron kemungkinan jauh lebih menular dibanding delta. (Langkah pemerintah) WNA dari Afrika tidak boleh masuk," ujarnya dalam acara Hidup Sehat, TvOne, Senin 29 November 2021.

Sementara itu, pemerintah masih memperbolehkan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk masuk ke RI usai dari perjalanan keluar negeri dengan masa karantina yang lebih panjang. Khususnya pada 8 negara Afrika, WNI wajib karantina selama 14 hari.

"Kita ambil langkah termasuk pelaku perjalanan luar negeri karantina minimal 7 hari. WNI dari 8 negara Afrika, masih boleh masuk tapi harus 14 hari karantina," ujarnya.

Memakai masker

Memakai masker

Photo :
  • The Indian Express

Ada pun Satgas Penanganan COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran No. 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19). Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 29 November 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.