India dan Australia Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Ilustrasi COVID-19/Virus Corona.
Ilustrasi COVID-19/Virus Corona.
Sumber :
  • pexels/Edward Jenner

VIVA – India melaporkan dua kasus pertama varian virus corona Omicron pada Kamis 2 Desember kemarin. Sementara, Australia baru hari ini mendeteksi dan langsung melaporkan satu kasus dari varian Omicron.

Di India, pemerintah setempat menegaskan tidak memiliki rencana segera untuk mengizinkan suntikan vaksin booster dengan adanya kasus pertama Omicron. Kementerian kesehatan federal mengatakan dua pasien pria dengan varian baru COVID-19, berusia 66 dan 46 tahun, telah menunjukkan gejala ringan.

Menteri kesehatan negara bagian Karnataka selatan, tempat kasus terdeteksi, mengatakan orang pertama adalah seorang warga negara Afrika Selatan, menghabiskan seminggu di India dan pergi Sabtu lalu setelah dites negatif. Lebih dari 250 kontaknya dinyatakan negatif.

Ilustrasi virus.

Ilustrasi virus.

Photo :
  • Pixabay

"Yang kedua, seorang dokter India, tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini," kata menteri Sudhakar K dikutip dari laman Channel News Asia.

Menteri Sudhakar menyebutkan, keduanya sudah divaksinasi lengkap. Lima kontak lagi dari dokter, yang mengisolasi dirinya pada 23 November setelah merasa tidak enak badan, juga dinyatakan positif dan sampel mereka sedang diselidiki untuk menentukan variannya.

Sementara di Australia, kasus barunya adalah seorang siswa sekolah dari Sydney. Siswa itu terdeteksi terjangkit infeksi Omicron pertama yang dikonfirmasi dari seseorang yang tidak bepergian ke luar negeri. Hal tersebut menjadi tanda bahwa varian itu sekarang ada di masyarakat.