Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia, Benarkah?

COVID-19 varian Omicron
COVID-19 varian Omicron
Sumber :
  • The Straits Times

VIVA – Hingga 5 Desember 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi varian omicron sudah terdeteksi setidaknya di 45 negara. Beberapa negara tersebut termasuk Singapura dan Malaysia yang mengkonfirmasi adanya kasus tersebut di akhir pekan lalu.

Hingga saat ini, Rabu 8 Desember 2021 pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengungkap bahwa varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia. Lantas mungkinkah varian ini benar-benar belum terdeteksi di Indonesia?

Terkait hal itu, Direktur Pascasarjana YARSI, dan Guru Besar FKUI, Prof. Tjandra Yoga Aditama menjelaskan menjelaskan ada dua hal terkait belum ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Pertama kata dia, memang varian tersebut benar-benar belum masuk ke Indonesia. "Kita mesti liat di Indonesia belum ada mungkin karena dia belum ada," kata dia dalam acara VIVATalk, Rabu 8 Desember 2021.

Kedua kata dia, bisa saja varian omicron belum terdeteksi lantaran belum terdeteksi. Untuk mendeteksi varian omicron sendiri kata dia harus melalui pemeriksaan genom sequence.

Namun sayangnya, kata Prof Tjandra, berdasarkan data Whole Genomic Sequence dunia, data pemeriksaan genom sequncing di Indonesia masih berada di angka 9.000an. Angka ini jauh dibawah sejumlah negara-negara yang memiliki jumlah penduduk yang banyak seperti India.

"Jumlah pemeriksaan genom sequence kita belum terlalu banyak. eberapa hari yang lalu Indonesia sudah mengupload 9000an sequence di WGC. Afrika Selatan sudah 23 ribu padahal penduduknya lebih sedikit dari Indonesia. Kalau mau bandingin 11 12 dengan Indonesia, yakni India sudah upload 80 ribu kalau penduduk Indonesia 1/4 penduduk India maka Indonesia harusnya bisa 20 ribu," kata dia.