Pakar Sebut Minuman 'Sehat' Ini Berbahaya Bagi Wanita dan Remaja

Ilustrasi susu.
Ilustrasi susu.
Sumber :
  • Freepik/freepik

VIVA – Minuman kekinian dengan rasa manis dan menyegarkan kerap menjadi kegemaran anak remaja. Siapa sangka, minuman kekinian yang dianggap sehat ternyata menyimpan bahaya, terutama bagi wanita dan gadis remaja.

Pakar Nutrisi, Profesor Ian Givens memperingatkan orang yang gemar mengonsumsi alternatif susu yang tren seperti oat, almond dan susu kedelai. Pengganti susu adalah makanan pokok dari pola makan nabati (vegan) dan umumnya lebih rendah kalori daripada makanan standar hijau atau biru. Tetapi mereka hampir tidak memiliki manfaat susu sapi.

Kekhawatiran Prof Given adalah bahwa wanita dan anak remaja mengorbankan asupan nutrisi penting mereka dengan mengurangi produk susu. Tren yang semakin berkembang untuk membatasi daging merah dari makanan, katanya, telah memperburuk tingkat defisiensi mineral.

Prof Givens yang juga direktur Institute for Food, Nutrition and Health di Reading University mengatakan bahwa wanita sangat berisiko terhadap produk alternatif susu yang dinilai lebih sehat. Sebab, tubuh mereka lebih sensitif terhadap 'pesan' yang bertentangan dengan daging dan susu.

Ilustrasi susu.

Ilustrasi susu.

Photo :
  • Freepik/freepik

"Kekhawatirannya adalah, ada sejumlah kasus yang sangat spesifik di mana anak-anak kecil telah beralih ke produk ini dan telah mengembangkan semacam kekurangan protein yang tidak Anda harapkan di masyarakat," ujarnya dikutip dari laman The Sun.

Data menunjukkan, setengah dari perempuan berusia antara 11 dan 18 tidak mendapatkan tingkat zat besi yang direkomendasikan dibandingkan dengan 11 persen laki-laki pada usia yang sama. Sekitar 27 persen wanita berusia antara 19 hingga 64 tahun tidak mencapai target zat besi dibandingkan dengan hanya dua persen pria.