Penerima Vaksin COVID Sinovac Kini Bisa Dapat Booster Sinopharm

Ilustrasi vaksin COVID-19.
Ilustrasi vaksin COVID-19.
Sumber :
  • Pexels/Maksim Goncharenok

VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali merilis 1 regimen booster heterolog untuk vaksin Sinopharm. Jenis vaksin Sars-CoV-2 Vero Cell Inactivated ini dapat digunakan untuk masyarakat yang mendapat vaksin Sinovac.

Peresmian ini dilakukan setelah diresmikan sebagai dosis booster homolog pada awal Februari 2022. Penerbitan ini melengkapi 6 (enam) jenis vaksin booster, baik sebagai booster heterolog maupun homolog dengan berbagai regimen di Indonesia.

"Booster heterolog vaksin Sinopharm satu dosis diperuntukkan untuk subyek usia 18 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksin primer Sinovac dosis lengkap 6 (enam) bulan sebelumnya," kata Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, dalam keterangan persnya.

Berdasarkan pertimbangan aspek keamanan, penggunaan vaksin Sinopharm sebagai booster heterolog secara umum dapat ditoleransi dengan baik. Reaksi lokal yang paling sering dilaporkan dalam dalam uji klinik booster heterolog vaksin ini yaitu nyeri pada tempat suntikan, pruritus/rasa gatal, kemerahan dan pembengkakan. Adapun kejadian sampingan sistemik yang paling banyak dilaporkan adalah fatigue/kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan batuk.

Ilustrasi vaksin COVID-19

Ilustrasi vaksin COVID-19

Photo :
  • ANTARA FOTO

"Profil kejadian sampingan (Adverse Events/AEs) yang dilaporkan dalam uji klinik booster heterolog ini, serupa dengan kejadian sampingan pada uji klinik vaksin primer maupun booster homolog, yaitu bersifat ringan hingga sedang," ujar Kepala Badan POM.

Dari aspek Imunogenisitas, hasil analisis pemberian 1 dosis booster Vaksin Sinopharm pada kelompok subjek vaksin primer Sinovac, menunjukan adanya peningkatan respon antibodi. Peningkatan ini terjadi pada pengukuran hari ke-14 dan ke-28 pasca pemberian dosis booster. Antibodi IgG anti-sRBD menunjukkan peningkatan sebesar 8,19 kali dan 10,65 kali dibandingkan sebelum pemberian booster (baseline).