Ini Alasan Mengapa Hari Bipolar Sedunia Begitu Penting

Ilustrasi bipolar
Sumber :
  • mhanational.org

VIVA – Pada tanggal 30 Maret setiap tahun, dunia berkumpul untuk meningkatkan kesadaran akan gangguan kesehatan mental yang memengaruhi hampir 6 juta orang Amerika, masing-masing dengan cara yang berbeda.

img_title Kehadiran Kapolri di Pameran Seniman Dinilai Selaras dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Gangguan bipolar memiliki dampak yang jauh melampaui angka. Pada Hari Bipolar Sedunia, berikut beberapa aspek gangguan bipolar yang penting untuk dipahami, sehingga Anda bisa membantu memerangi stigma sosial, dikutip dari mhanational.org.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gangguan bipolar memengaruhi setiap aspek kehidupan

img_title 1500 Seniman Bikin Sarinah Geger! Reog, Hudoq hingga Tari Topeng Kolosal Meriahkan HUT RI ke-81

Mungkin sulit untuk sepenuhnya memahami dampak gangguan bipolar pada seseorang karena ini adalah penyakit yang tidak terlihat. Seperti yang dijelaskan oleh vlogger bp Magazine Natasha Tracy dalam sebuah videonya, hal itu dapat melumpuhkan --memengaruhi hubungan, pekerjaan, dan semua aspek kehidupan sehari-hari—mulai dari tidur hingga mandi.

Gangguan bipolar memiliki banyak penyebab, mulai dari genetika hingga peristiwa kehidupan

img_title Kericuhan di ARTJOG: Seniman Dipukul Petugas Keamanan Saat Aksi Teatrikal, Panitia Angkat Bicara

Setelah sebuah penelitian yang berlangsung hampir dua dekade, tim dari University of Michigan menemukan bahwa tidak ada satu pun perubahan genetik, peristiwa kehidupan, atau ketidakseimbangan kimiawi otak yang dapat menjadi akar penyebabnya dari gangguan bipolar. Seringkali, ini adalah kombinasi dari beberapa faktor biologis dan lingkungan yang dapat memicu gangguan bipolar.

Gangguan bipolar jarang ada sendirian

Seolah-olah gangguan mood yang melibatkan depresi jangka panjang dan episode manik tidak cukup untuk ditangani, gangguan bipolar juga dapat datang dengan kondisi fisik dan psikologis lain yang perlu dikhawatirkan. Ini termasuk gangguan metabolisme dan migrain.

Gangguan bipolar setiap orang berbeda

Gangguan bipolar seperti sidik jari dan kepingan salju—tidak ada dua orang yang memiliki gejala yang sama persis dan setiap diagnosis dapat sangat bervariasi. Namun, ada dua jenis utama gangguan bipolar: Bipolar I yang ditandai dengan satu atau lebih episode manik yang berlangsung setidaknya satu minggu dan memerlukan rawat inap; dan bipolar II, yang ditandai dengan episode yang lebih depresif.

Ada banyak selebritas yang hidup dengan gangguan bipolar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demi Lovato

Photo :
  • Instagram/@ddlovato

Selebriti termasuk Demi Lovato, Richard Dryfuss, dan Mary Lambert menggunakan platform terkenal mereka untuk memerangi stigma gangguan bipolar. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut