Cara Menghilangkan Tahi Lalat yang Aman pada Kulit

Cara menghilangkan tahi lalat
Cara menghilangkan tahi lalat
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VIVA – Cara menghilangkan tahi lalat mungkin dibutuhkan bagi kamu yang mungkin merasa terganggu dengan tumbuhnya tahi lalat. Tahi lalat sendiri sangat umum tumbuh pada kulit seseorang. Tahi lalat biasanya berwarna hitam atau kecokelatan, tetapi bisa juga berwarna kulit atau merah muda dan hampir setiap orang dewasa memilikinya. Sebagian besar dari kita memiliki antara 10 hingga 40 tahi lalat di tubuh kita dan itu cenderung lebih umum tumbuh pada orang berkulit putih. 

Sebenarnya tahi lalat tidak perlu dihilangkan, namun  jika kamu memiliki tahi lalat yang telah berubah bentuk, ukuran atau bahkan warna, maka kamu perlu mengkhawatirkannya karena bisa jadi berbahaya seperti kanker kulit. Ada banyak cara menghilangkan tahi lalat yang bisa dilakukan. Menghilangkan tahi lalat yang paling baik adalah melakukannya dengan pemeriksaan dokter. Mengutip dari Very Well Health, berikut ini penjelasan mengenai cara menghilangkan tahi lalat dan apa yang harus diperhatikan sebelum melakukannya. 

Hal yang perlu diketahui sebelum menghilangkan tahi lalat

Tahilalat berbahaya.

Tahilalat berbahaya.

Photo :
  • U-Report

Kebanyakan tahi lalat yang tumbuh di kulit memang umum dan tidak menimbulkan risiko kesehatan. Kamu harus bisa memahami dan mengetahui kapan tahi lalat tersebut bisa menjadi masalah. Kamu juga harus berkonsultasi dengan dokter kulit apakah tahi lalat yang ada di kulitmu perlu dihilangkan atau tidak. 

Jika kamu melihat tahi lalat baru atau tahi lalat yang telah berubah bentuk atau ukurannya, sebaiknya kamu langsung temui dokter kulit untuk diperiksa apakah ada melanoma (kanker kulit). Tanda-tanda melanoma lainnya adalah merasa gatal atau tahi lalat berdarah. 

Cara yang berguna untuk memeriksa tahi lalat adalah dengan melihatnya dari metode ABCDE:

  • Asymmetrical (asimetris): Ketika tahi lalat memiliki bentuk yang tidak beraturan dan kedua bagiannya terlihat berbeda
  • Border (batasan): Perbatasan tahi lalat tidak teratur atau bergerigi
  • Color (warna): Tidak rata atau berubah warna
  • Diameter: Ketika tahi lalat lebih besar dari ukuran kacang polong
  • Evolving (berkembang): Jika tahi lalat telah berubah dalam beberapa minggu atau bulan terakhir dan berkembang

Cara menghilangkan tahi lalat

Tahi lalat.

Tahi lalat.

Photo :
  • http://cantiksehatgue.blogspot.com

Menghilangkan tahi lalat harus selalu dilakukan di bawah perawatan dokter. Bicaralah dengan dokter kulitmu tentang tahi lalat mana yang ingin dihilangkan dan apakah tahi lalat itu telah berubah baru-baru ini. Jika sudah memeriksanya, maka dokter akan dapat merekomendasikan metode penghilangan tahi lalat yang tepat untukmu. Menghilangkan tahi lalat biasanya dilakukan dengan dokter di rumah sakit. 

Operasi pengangkatan tahi lalat

Cara menghilangkan tahi lalat yang bisa menjadi pilihan adalah dengan melakukan operasi pengangkatan (pembedahan). Dokter kulit akan mematikan tahi lalat dan kulit di sekitarnya, kemudian memotong tahi lalat dengan pisau bedah. Mereka akan menyelesaikannya dengan menjahit kulit di sekitar tahi lalat.

Mencukur tahi lalat 

Selanjutnya kamu juga bisa menggunakan cara menghilangkan tahi lalat dengan mencukurnya dokter kulit akan membuat area tersebut mati rasa, kemudian menggunakan pisau bedah untuk mencukur tahi lalat. Metode ini lebih umum ketika tahi lalat yang ingin dihilangkan bukan kanker sehingga mencukurnya tidak akan menjadi hal yang mengkhawatirkan. 

Melakukan test pada tahi lalat

Terlepas dari metode penghilangan tahi lalat yang kamu pilih, dokter kemungkinan besar akan mengirim tes tahi lalat ke ahli patologi untuk memeriksanya apakah terdeteksi ada kanker kulit atau tidak. Tes tersebut dilakukan dengan memeriksa sel-sel tahi lalat di bawah mikroskop. Kanker kulit sangat dapat diobati jika diketahui lebih awal, jadi jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter.

Cara menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah

Ilustrasi tahi lalat.

Ilustrasi tahi lalat.

Photo :
  • U-Report

Kamu juga bisa menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah dengan melakukan pencarian informasi dan caranya di internet. Banyak dari metode ini menggunakan bahan-bahan alami dan diklaim aman. Namun, perlu diingat bahwa menghilangkan tahi lalat sendiri belum terbukti aman. Beberapa dari metode ini berbahaya dan dapat menyebabkan jaringan kulit yang rusak atau meninggalkan bekas luka permanen.

Menggunakan bahan-bahan alami

Mencoba menghilangkan tahi lalat sendiri lebih rumit daripada kedengarannya. Memotongnya dengan gunting atau pisau cukur dapat menyebabkan pendarahan dan bekas luka permanen. Ini juga dapat menyebabkan infeksi, terutama jika alat yang kamu gunakan tidak bersih. 

Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan yakni dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti berikut ini:

  • Cuka sari apel
  • Bawang putih
  • Minyak oregano
  • Yodium
  • Tea tree oil
  • Kulit pisang
  • Minyak kelapa

Bahan-bahan alami di atas memang belum terbukti bekerja dan beberapa bahkan dapat menyebabkan iritasi kulit. Selain itu juga dapat merusak tahi lalat dan kulit di sekitarnya serta menyebabkan iritasi dan jaringan parut.

Studi yang lebih lanjut dilakukan dan mengungkapkan hasil yang lebih menjanjikan di masa depan. Seperti minyak biji rami yang memiliki khasiat yang dapat menyembuhkan luka dan iritasi kulit. Minyak tersebut juga dapat membantu meringankan munculnya tahi lalat. Sebagai pengingat, kamu harus selalu mengonsultasikan dengan dokter sebelum mencoba bahan alami untuk menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah.

Komplikasi terkait menghilangkan tahi lalat

Tahi lalat kecil atau skin tag

Tahi lalat kecil atau skin tag

Photo :
  • VIVA.co.id/ Lutfi Dwi Pujiastuti

Menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah tidak dianjurkan karena potensi komplikasinya yang bisa terjadi pada kulit. Apa yang tampak sebagai tahi lalat jinak bisa menjadi tanda awal kanker kulit dan menghilangkan pertumbuhannya sendiri bisa dilakukan dengan memeriksanya ke dokter yang dapat mendiagnosis dan mengobatinya lebih awal.

Infeksi juga merupakan risiko serius dari cara menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah. Sebagian besar dari kita tidak memiliki kapasitas sanitasi yang sama dengan dokter sehingga membuat kita rentan terhadap bakteri dan infeksi. Infeksi dapat menyebabkan kemerahan, nyeri dan bekas luka yang tebal. 

Jaringan parut sendiri menjadi masalah jika kita menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah. Dokter pun dan mungkin tidak dapat membantu setelah itu terjadi. Memotong tahi lalat di rumah juga bisa mengakibatkan pendarahan yang tidak terkontrol, yang malah bisa membawamu masuk ke UGD untuk menghentikan pendarahan dan juga bekas luka tersebut. 

Itulah penjelasan mengenai cara menghilangkan tahi lalat baik itu melalui pemeriksaan dokter atau melakukannya sendiri. Namun untuk cara menghilangkan tahi lalat sendiri tidak dianjurkan untuk dilakukan karena tetap harus melalui pemeriksaan dokter kulit yang ahli. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kamu yang membacanya.