Geger Virus Hendra Berasal dari Urine Kelelawar, Disebut Mematikan

Ilustrasi virus.
Ilustrasi virus.
Sumber :
  • Freepik/kjpargeter

VIVA – Di tengah merebaknya kasus hepatitis akut misterius, kini muncul virus Hendra di Australia. Para peneliti saat ini tengah menyelidiki urine kelelawar buah yang dikaitkan dengan virus Hendra tersebut dan diduga bisa memicu dampak mematikan.

Para pakar menemukan bahwa varian baru dari virus Hendra yang berpotensi mematikan dapat menyebar jauh lebih luas di seluruh Australia daripada yang diperkirakan sebelumnya. Varian Hendra, yang diberi nama HeV-g2, terdeteksi pada seekor kuda yang mati di dekat Newcastle di New South Wales pada Oktober 2021.

Dikutip dari laman Brisbane Times, virus Hendra juga terdeteksi dalam sampel yang diambil dari seekor kuda yang mati di Queensland pada tahun 2015, menunjukkan bahwa itu telah beredar setidaknya sejak saat itu. Diduga virus ini menyebar melalui kelelawar buah, yang tidak terpengaruh olehnya dan bertindak sebagai spesies reservoir, akhirnya menularkannya ke kuda, yang bisa berakibat fatal.

Sebuah studi baru menyaring lebih dari 6000 sampel urine kelelawar buah yang dikumpulkan antara Desember 2016 dan September 2020 untuk mengetahui seberapa luas varian baru itu. Kepala peneliti Dr Alison Peel, dari Pusat Kesehatan Planet dan Keamanan Pangan Universitas Griffith, mengatakan vektor utama penyebaran virus adalah urin kelelawar yang belum pernah disaring sebelumnya.

Ilustrasi kelelawar

Ilustrasi kelelawar

Photo :
  • Pixabay

“Kami ingin mengisi celah deteksi antara kelelawar dan deteksi pada kuda, untuk menunjukkan penyebarannya sama seperti virus Hendra asli,” katanya.

“Varian baru cukup mirip dengan virus asli sehingga dianggap sama, tetapi hanya cukup berbeda bahwa tes yang dilakukan untuk virus asli tidak mengambil varian baru," sambungnya.