Memelihara Kucing Menyebabkan Kemandulan? Berikut Penjelasannya

Kucing russian blue
Kucing russian blue
Sumber :
  • suddenlycat.com

VIVA – Kucing menjadi hewan peliharan yang cukup populer. Kegemasan dan kelucuan fisik dan tingkahnya membuat hewan berkaki empat ini digandrungi oleh banyak orang. Tak hanya sebagai peliharaan, bahkan beberapa orang menganggap kucing sebagai anggota keluarganya yang sangat berharga. 

Kucing pun  banyak jenisnya, bahkan ada kucing yang harganya sangat mahal dan perawatan yang juga memakan uang yang tidak sedikit. 

Namun, akhir akhir ini berita mengenai kucing menyebabkan kemandulan kembali naik ke permukaan. Benarkah demikian? Atau hal tersebut hanya sekedar hoaks? Berikut penjelasannya.

Sebenarnya, hal ini bisa dikatakan benar namun juga salah. Memelihara kucing tidak langsung membuat kemandulan, namun harus melewati berbagai "hal" terlebih dahulu. 

Memelihara kucing bukan lah yang membuat kemandulan namun sebuah parasit yang bernama toxoplasma. Mengutip dari buku Medical Microbiology edisi keempat yang terbit tahun 1996, Toxoplasma gondii adalah parasit yang hanya dapat berkembang pada kucing, atau bisa disebut sebagai inang definitif. Parasit ini juga mempunyai inang perantara lainnya, di antaranya mamalia dan burung.

Parasit Toxoplasma gondii ini dapat berkembang biak di dalam usus kucing membentuk kista dan dikeluarkan oleh kucing bersama feses atau kotoran. Kucing bisa tertular parasit tersebut ketika ia mengonsumsi daging mentah, misalnya burung atau tikus liar. Hal ini yang menjadi concern kebanyakan pemilik kucing.

Proses penularan dapat terjadi ketika sang pemilik kucing menyentuh hewan peliharaannya tersebut dan setelah itu menyentuh makanan tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Hal ini juga bisa disebarkan melalui sirkulasi jika kotoran kucing tak dibersihkan secara menyeluruh atau steril.